TRUNOJOYO-KP-27811-200331100068-Achmad Yufli I.P_200331100068_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tempat pelelangan ikan yang terkenal di Brondong adalah TPI)
Brondong. TPI Brondong terletak di Jalan Raya Brondong, Kabupaten
Lamongan, Jawa Timur. Tempat pelelangan ini merupakan pusat perdagangan
ikan di daerah Brondong dan wilayah sekitarnya. TPI Brondong .memiliki fasilitas
yang lengkap, seperti dermaga untuk kapal nelayan, tempat pelelangan ikan
yang luas, serta fasilitas penampungan dan pemrosesan ikan yang modern.
Selain itu, TPI Brondong juga dilengkapi dengan sistem informasi harga ikan
secara real-time melalui layar LED yang ada di lokasi pelelangan, sehingga
memudahkan para pedagang ikan untuk memantau harga ikan yang sedang
dipasarkan. Dengan sistem lelang yang transparam dan adil, TPI Brondong juga
memberikan keuntungan bagi nelayan maupun pembeli (Muttaqin Abdulgani,
2013).
2
Kabupaten_ lamongan memiliki salah satu industry yang mengolah hasil
tangkapan nelayan yaitu dengan diolah menjadi olahan daging lumat (surimi).
Surimi merupakan produk olahan setengah jadi atau sering juga disebut
intermediate product yang punya kegunaan yang bagus untuk mengembangkan
hasil olahan ikan. Surimi bisa diolah sedemikian rupa menjadi olahan produk
makanan dan dapat juga menjadi bahan pencampur untuk olahan seperti olahan
bakso ikan, sosis ikan, otak otak ikan, dan masih banyak yang lain. Dalam
proses produksi surimi biasanya diklasifikasikan menjadi 2 yaitu surimi yang
dibuat tanpa penambahan garam atau sering disebut (mu-en surimi) dan surimi
yang ditambah garam atau sering disebut (ka-en surimi). Proses pengolahan
Surimi diolah mulai dari daging lumat yang dilakukan proses pencucian atau
sering disebut proses (leaching) secara ber ulang kali, pengepresan,
penambahan bahan, pengemasan dan yang terakhir pembekuan. Surimi
mempunyai kandungan protein myofibril yang sangat tinggi hal tersebut yang
bisa mengasilkan produk surimi yang lembut dan juga kenyal (Abdullah et al.,
2019).
Pengembangan surimi sebagai produk industri perikanan berasal dari
kondisi pasar yang membutuhkan suatu alternatif pengolahan ikan yang dapat
memperpanjang umur simpan, memudahkan transportasi, dan untuk
meningkatkan nilai tambah produk ikan. Surimi telah terbukti sebagai salah satu
solusi yang efektif dalam memenuhi permintaan pasar (Putranti et al., 2020).
Pengembangan surimi berguna sebagai produk industri perikanan juga didukung
oleh teknologi pengolahan ikan yang semakin maju dan berkembang . Metode
pengolahan modern seperti proses enzimatis dan teknik pengolahan yang lebih
baik telah membuat surimi semakin berkualitas dan disukai oleh para konsumen.
Surimi juga memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan produk ikan olahan
lainnya. Produk surimi memiliki rasa yang netral dan dapat disesuaikan dengan
selera konsumen, serta memiliki konsistensi yang baik dan dapat diolah dengan
mudah menjadi berbagai macam jenis produk seperti fishball, crabstick, dan
sosis ikan (Wibowo et al., 2015).
Perlu adanya proses panjang dalam pembuatan surimi ini, oleh sebab itu
perlu pengawan sanitasi yang ketat dalam pembuatan surimi ini. Pengawasan
sanitasi yang dilakukan yang pertama kali yaitu penerimaan bahan baku sampai
dengan proses penyimpanan. Sanitasi merupakan serangkaian kegiatan yang
bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan, produk, dan mencegah penyebaran virus ataupun penyakit. Sanitasi yang baik melibatkan kegiatan
antara lain seperti pembuangan limbah yang tepat, tersedianya air yang bersih,
karyawan yang memakai pakaian yang steril (Fais Mahasri, 2020).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ACHMAD YUFLI ILHAM PRASETYO |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | IKAN LUMAT (SURIMI) |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 05:05 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18966 |
