TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9852-110541100026_ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (90kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9852-110541100026_PERSEMBAHAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (488kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9852-110541100026_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (212kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9852-110541100026_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9852-110541100026_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9852-110541100026_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (245kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9852-110541100026_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (173kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9852-110541100026_References..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
Luluk Marfiroh. 110541100026. Alienasi Remaja Korban Perceraian. Skripsi. Program Studi Psikologi. Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya. Universitas Trunojoyo Madura. 2017.
xvii+ 159 halaman dan 12 lampiran
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alienasi pada remaja putri yang menjadi korban perceraian orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif pada masing-masing subjek yang telah di tentukan berdasarkan purposive sampling, dengan metode pengumpulan data wawancara semi terstruktur. Subjek dalam penelitian ini remaja putri yang memiliki kedua orang tua bercerai. Remaja mengalami konflik yang bersumber dari perceraian kedua orangtuanya tersebut, sehingga mengakibatkan perasaan sedih, tidak percaya diri, iri, dan bahkan sampai menarik diri dari lingkungannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remaja putri korban perceraian mengalami alienasi di dalam kehidupan sosialnya. Untuk membuktikan remaja tersebut mengalami alienasi diungkap melalui lima aspek yaitu: Powerlessness (ketidakberdayaan) remaja korban perceraian menginginkan keluarga yang harmonis namun mereka tidak berdaya untuk merubah keadaan karena orang tua mereka bercerai, Normalessness (ketiadaan norma) remaja korban perceraian merasa bahwa keluarganya adalah keluarga yang ideal, Meaninglessness (ketiadaan akan makna) remaja korban perceraian merasa ayahnya tidak menginginkan keadaan mereka karena sampai saat ini tidak ayah mereka tidak pernah menemui, Self-estrangement (keterasingan diri) remaja korban perceraian merasa kegiatan bersama teman-temannya tidak memiliki manfaat karena teman akan mengetahui tentang perceraian orang tua mereka, Social isolation (isolasi sosial) remaja korban perceraian menghindari perteman yang akrab karena mereka tidak ingin orang lain tahu orangtuanya bercerai. Selain itu remaja akan merasakan beberapa dampak ketika teralienasi seperti: akan merasa kesepian, akan merasa tidak bahagia dan tidak aman, akan merasa sangat sedih.
Kata kunci: Alienasi, Remaja
Daftra Pustaka: 1970-2014
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM LULUK MARFIROH |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Alienasi, Remaja |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 05:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:06 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18939 |
