TRUNOJOYO-KP-27723-200331100105-Naufal Hidayat_200331100105_Laporan PKL_._.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Sanitasi adalah penggunaan prinsip-prinsip untuk meningkatkan, menjaga,
atau mengembalikan kesehatan manusia yang optimal. Kegiatan sanitasi dalam
pengolahan makanan erat kaitannya dengan sanitasi lingkungan tempat produk
makanan disimpan, ditangani, diproduksi atau dipersiapkan. Sanitasi merupakan
kebutuhan masyarakat umum dalam sebuah produk, sanitasi juga dapat mencegah
terjadinya pencemaran makanan dan racun yang disebabkan oleh zat aditif untuk
menjaga kesehatan masyarakat (Adriyani Soeprapto, 2009).
Sanitasi menjadi topik yang perlu diperhatikan secara menyeluruh karena kasus
keracunan makanan sering terjadi akibat konsumsi produk olahan yang tidak
hygienis, disebabkan oleh mikroba patogen atau racun yang dihasilkan oleh
mikroorganisme, yang kemungkinan terjadi karena sistem sanitasi yang masih
kurang baik. Ada beberapa sumber kontaminasi utama dalam produk, seperti
peralatan, pekerja, sampah, serangga, tikus, dan faktor lingkungan seperti udara
dan air. Namun, dari semua sumber kontaminasi tersebut, peran pekerja adalah
yang paling signifikan dalam menyebabkan kontaminasi pada produk (Mariatun &
Jauhari, 2018).
Kesehatan pada manusia harus dijaga untuk meningkatkan efisiensi produksi
dan menghasilkan produk yang sehat, serta bebas dari berbagai faktor penyebab
penyakit, penerapan praktik sanitasi dan kebersihan yang baik sangatlah penting
pada setiap tahap produksi ikan teri nasi. Hal ini melibatkan upaya untuk menjaga
tempat produksi dan peralatan tetap bersih dan steril, para pekerja menerapkan
kebiasaan higienis seperti mencuci tangan secara teratur, serta melakukan
pemeriksaan bahan baku ikan untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan atau
kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. Melalui penerapan
praktik sanitasi dan kebersihan yang tepat, produksi ikan teri nasi dapat
dipertahankan kualitasnya dan risiko kontaminasi atau keracunan bagi konsumen
dapat diminimalkan. Maraknya keracunan makanan yang terjadi akibat proses
pengolahan yang tidak hygienis mengharuskan perusahaaan menerapkan standart sanitasi yang baik dan efektif. Maka, dalam Praktik Kerja Lapang ini membahas
mengenai penerapan sanitasi di PT. Marinal Indoprima.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NAUFAL HIDAYAT |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | IKAN TERI |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 04:09 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18704 |
