ANALISIS PERHITUNGAN VOLUME PENGERUKAN PADA PELABUHAN MALAHAYATI MENGGUNAKAN METODE CROSS-SECTION

AHMAD FAHMI WAHYUDI (2023) ANALISIS PERHITUNGAN VOLUME PENGERUKAN PADA PELABUHAN MALAHAYATI MENGGUNAKAN METODE CROSS-SECTION. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27708-200341100077-Ahmad Fahmi Wahyudi_200341100077_Ilmu Kelautan.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27708-200341100077-Ahmad Fahmi Wahyudi_200341100077_Ilmu Kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Kemajuan transportasi laut dimaksudkan untuk mengatasi pemerataan pada
daerah terisolir khususnya pada daerah perairan yang memiliki akses darat
terbatas. Pelabuhan merupakan bangunan atau objek vital bagi transportasi laut
dan merupakan titik pindah simpul angkutan, dimana kapal dapat berlabuh,
bersandar, bongkar muat barang dan pindah ke daerah lain. yang dapat
meningkatkan kesejahteraan suatu daerah melalui perkembangan ekonomi (Adris.
A. Putra Djalante, 2011).
Pelabuhan harus dilengkapi fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang
pada aktivitas bongkar angkut muatan atau perpindahan penumpang. Fasilitas
penting pada Pelabuhan salah satunya adalah kolam Pelabuhan. Kolam
Pelabuhan adalah bagian dari perairan yang alami maupun buatan dari segi
kedalaman dan lebar yang menjadi tempat bersandarnya kapal. Kolam pelabuhan
harus mempunyai kedalaman dan lebar yang cukup atau sesuai dengan syarat
aman kapal agar kapal dapat bersandar dengan aman. Hal tersebut mengharuskan
tersedianya informasi kedalaman laut di area tersebut (Ayu et al., 2020).
Perawatan terhadap kolam alur pelayaran atau pelabuhan wajib dilakukan
oleh otoritas pelabuhan. Perawatan tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan
pelayaran, tata ruang perairan dan Drainase. Perawatan ini diperlukan untuk
menjaga kedalaman dan keluasan cekungan pelabuhan dan rute navigasi yang
membutuhkan pengerukan. Pengerukan penting dilakukan di pelabuhan dengan
sedimen tinggi yang mengangkut banyak material yang tererosi atau limbah dari
hulu sungai yang dapat menyebabkan kapal karam. Untuk menghindari hal
tersebut dilakukan pengerukan pada kedalaman tertentu agar kapal dapat berlabuh
dengan aman (Witantono Khosim, 2015).
Pelabuhan Malahayati merupakan pelabuhan internasional dan pelabuhan
utama di Provinsi Aceh sebagai tempat bongkar muat angkutan barang. Dalam
pemanfaatan pelabuhan dengan berbagai aktivitas, maka pelabuhan harus
menyediakan fasilitas yang memadai bagi penggunanya, segala komponen
pelabuhan harus dapat menunjang proses perkembangan industri. Komponen pelabuhan seperti fasilitas, sumber daya manusia, dan pelayanan sebagai sumber
kelancaran pergerakan roda perindustrian harus disediakan oleh pelabuhan guna
memenuhi kebutuhan pengguna Pelabuhan (Kasvia Abdi, 2018).
Aktivitas dan mobilitas yang cukup tinggi di Pelabuhan membuat seluruh
fasilitas dan sarana prasana yang menunjang harus dalam kondisi baik dan siap
pakai, oleh karena itu diperlukan perawatan yang rutin untuk menangani hal
tersebut. Area kolam labuh merupakan salah satu area vital yang digunakan
sebagai daerah sandar kapal-kapal yang ingin berlabuh di suatu Pelabuhan, oleh
karena perlu perawatan agar tidak terjadi kecelakaan atau suatu kerugian
dikemudian hari. Bentuk perawatan yang dapat dilakukan berupa pengerukan
untuk menjaga kedalam kolam labuh yang disebabkan penumpukan sedimen
(Anggrahini, 2017). Maka dari itu, kegiatan Praktik Kerja Lapang ini bertujuan untuk
membuat desain pengerukan dan mengetahui jumlah volume pengerukan pada
kolam labuh Pelabuhan malahayati.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
AHMAD FAHMI WAHYUDI
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords PELABUHAN
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 04:04
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18673

Actions (login required)

View Item
View Item