TRUNOJOYO-KP-27686-200331100099-RISQINA AMILY HABIBA_200331100099_LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
PT Tirta Sukses Perkasa Nganjuk merupakan perusahaan pengolahan Air
Minum Dalam Kemasan (AMDK). Perusahaan ini menggunakan sistem
persedian untuk mengontrol aktivitas yang berlangsung di seluruh pabrik, mulai
dari bahan baku hingga produk jadi. PT Tirta Sukses Perkasa memproduksi air
minum dalam kemasan dengan merek “Club” berbentuk kemasan cup dan galon.
Sumber yang digunakan untuk produksi pada PT Tirta Sukses Perkasa berada di
bawah tanah dengan kedalaman ± 160 meter. PT Tirta Sukses Perkasa Nganjuk
memiliki tiga sumber di dalam perusahaan. Menurut Biro Pusat Statistik (BPS)
konsumsi air minum dalam kemasan masyarakat Indonesia adalah
1.408.148.000 liter. Konsumsi ini terus meningkat pada tahun 1998 menjadi
2.378.610.000 liter, tahun 1999 menjadi 2.746.216.608 liter serta pada tahun
2000 berubah menjadi 3.643.138.000 liter. Saat ini masyarakat lebih memilih
AMDK untuk dikonsumsi jika dibandingkan dengan air minum biasa karena dapat
langsung dikonsumsi tanpa perlakuan tambahan sehingga lebih praktis (Mufrodi
et al., 2019). Kebutuhan air minum dalam kemasan di Indonesia semakin
meningkat sebagai akibat dari bertambahnya jumlah penduduk, sehingga industri
yang mengolahnya harus memperhatikan kualitas produk. Menurut Standar
Nasional Indonesia (SNI) 01-3553-2006, kualitas air minum dalam kemasan
harus tidak berwarna, tidak berbau, transparan, tidak keruh, dan bebas dari zat-
zat yang tidak larut agar dapat dipasarkan. Oleh karena itu, perusahaan harus
menerapkan standar tersebut. Hal ini bertujuan agar dapat mencapai syarat
tersebut produsen air minum dalam kemasan (AMDK) harus memperhatikan
aspek sanitasi pada saat proses produksi hingga menjadi produk jadi. Alhasil,
ada beberapa pabrik industri yang memproduksi air minum dalam kemasan
(AMDK), di antaranya PT Tirta Sukes Perkasa Nganjuk.
Standar sanitasi industri harus diikuti di setiap tahap produksi Produk yang
berkualitas dan keamanannya yang terjamin membutuhkan sanitasi yang baik.
Sanitasi adalah salah satu upaya menjaga kesehatan diri dan lingkungan selama
pengolahan makanan atau minuman, misalnya menggunakan bahan dan alat
yang baik. Seperti yang dijelaskan WHO (Subuh Soamole, 2020), sanitasi
adalah cara melacak berbagai kondisi lingkungan fisik yang berdampak pada
keberadaan manusia, terutama yang merugikan pertumbuhan fisik, kesehatan,
dan keberlangsungan hidup manusia. Sanitasi berperan dalam memastikan kesehatan dan keamanan minuman dan makanan, serta dalam meningkatkan
standar kebersihan dan kepuasa pelanggan. Escherichia coli dan sanitasi
memiliki hubungan yang sangat kuat (Usman et al., 2022).
Berdasarkan pengaruh penerapan sanitasi perusahaan terhadap
keseluruhan aspek produksi suatu produk ini menjadi salah satu alasan perlunya
dilakukan praktik kerja lapang di PT Tirta Sukses perkasa Nganjuk. Penggunaan
langkah-langkah penerapan sanitasi dalam industri makanan atau minuman
mencegah kontaminasi yang berhaya bagi kesehatan manusia. Hal ini dengan
adanya Praktik Kerja Lapang diharapkan dapat memberikan sarana
pembelajaran sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya sekaligus
sarana pembanding antara teori dengan praktik lapang dari teori.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RISQINA AMILY HABIBA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | SANITASI |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:58 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18635 |
