Perbedaan penggunaan media substrat pada transplantasi karang Acropora sp. di PT AGUNG AQUATIC MARINE

FEBRI ALAMSYAH (2023) Perbedaan penggunaan media substrat pada transplantasi karang Acropora sp. di PT AGUNG AQUATIC MARINE. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27679-200341100098-FEBRI ALAMSYAH#200341100098#ILMU KELAUTAN.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27679-200341100098-FEBRI ALAMSYAH#200341100098#ILMU KELAUTAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Provinsi Bali memiliki panjang garis pantai kurang lebih 470 km dengan
luas daratan 5.632,86 km2 (Restu, 2011). Provinsi bali merupakan salah satu
provinsi yang ada di Indonesia yang memiliki dampak yang sangat besar di bidang
pariwisata. Sektor pariwisata di Provinsi Bali di dominan dengan keindahan laut.
Pantai Pandawa merupakan salah satu kawasan destinasi wisata pantai di Bali
yang terletak di Desa Adat Kutuh, Kecamatan Badung. Pantai Pandawa sebelum
terkenal seperti sekarang dulu dikenal dengan pantai rahasia (secret beach), hal
ini dikarenakan pantai Pandawa tertutup oleh tebing.
Persebaran terumbu karang hampir merata di sepanjang pantai di
Indonesia. Terumbu karang merupakan ekosistem laut yang terbentuk dari biota
laut menghasilkan kapur bersama-sama, terutama karang batu dan ganggang
berkapur dengan organisme lain yang hidup di dasar laut. Prasetya et al. (2018)
Terumbu karang merupakan struktur dasar laut yang memiliki deposit kalsium
karbonat dilaut yang dihasilkan oleh hewan karang. Terumbu karang memiliki
banyak tipe substrat seperti substrat lumpur, patahan karang dan pasir. Terumbu
karang adalah tempat organisme tumbuhan dan hewan terlihat makan dan hidup.
Tubuh menjadi pelindung pantai dan kehidupan ekosistem perairan dangkal yang
disebabkan oleh abrasi laut (Sheppard et al. 2019).
Ekosistem terumbu karang berada pada perairan yang dangkal seperti
pulau-pulau dikawasan yang beriklim tropis. Uar et al. (2016) mengatakan terumbu
karang membutuhkan intensitas cahaya yang cukup banyak membutuhkan suhu
perairan yang hangat untuk pertumbuhan yang maksimum. Ekosistem terumbu
karang memiliki fungsi yang sangat penting bagi kehidupan ekologi pesisir dan
pantai, terutama bagi hewan karang yang membutuhukan nutrient. Supriharyono
et al. (1992) mengatakan terumbu karang berfungsi sebagai pelindung pantai dari
abrasi dan degradasi. Mengingat pentingnya fungsi dan keberadaan terumbu
karang, maka perlu dilakukan pengelolaan secara berkelanjutan agar ekosistem
terumbu karang tetap sehat.
Banyak strategi telah dilakukan untuk memulihkan ekosistem terumbu
karang yang mati. Transplantasi karang adalah metode penanaman kembali
karang dengan memotong karang alami dan mencangkoknya ke substrat buatan. Soedharma dan Arafat (2006) dalam Subhan et al. al (2014) Tujuan utama
transplantasi karang adalah untuk meningkatkan kualitas terumbu karang,
seperti peningkatan tutupan karang hidup, keanekaragaman hayati dan topografi
karang yang unik. Oleh karena itu, mengingat Indonesia merupakan Segitiga
Terumbu Karang dunia, maka transplantasi karang merupakan suatu keharusan.
Menurut Tomascik (1997) dalam Souhoka dan Patty (2013) luas terumbu karang
di Indonesia sekitar 85.707 km2, meliputi terumbu karang tepi 14.542 km2,
terumbu karang penghalang 50.223 km2, terumbu karang laut 1.402 km2,
terumbu karang cincin seluas 19.540 km2. Susanto el. al (2015) mengatakan
kondisi karang di Indonesia pada tahun 1993 hingga 2012 hanya 5,3% karang
yang dikategorikan sangat baik, 27,2% dalam kondisi baik, 37,3% dalam kondisi
sedang dan 30,5% kondisi buruk. Mengingat Indonesia merupakan wilayah
triangle coral dunia, maka harus dilakukan transplantasi karang guna menjaga
ekosistem terumbu karang agar terjaga lebih baik.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
FEBRI ALAMSYAH
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords karang Acropora sp.
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 03:53
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18611

Actions (login required)

View Item
View Item