TRUNOJOYO-KP-27678-200331100029-SELLY NURRISKA_200331100029_LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (855kB)
Abstract
Industri gula merupakan agroindustri penting di dunia, karena gula
merupakan bahan pangan sekaligus sebagai salah satu pendukung
ketahanan pangan yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Permintaan
gula setiap tahunnya selalu meningkat. Gula dibutuhkan manusia karena
mengandung kalori sebagai sumber energi dan digunakan sebagai penyusun
utama bahan pemanis oleh industri makanan dan minuman. Tebu merupakan
bahan baku pada industri gula dan tanaman penghasil uang terbesar didunia,
menyumbang sekitar 80% dari perekonomian di dunia (Muharja et al., 2022).
Komoditas gula merupakan komoditas yang memiliki sifat higroskopis. Sifat
higroskopis pada gula merupakan kemampuan gula dalam mengikat air yang
disebabkan oleh adanya gugus polihidroksil yang mampu membentuk ikatan
hidrogen. Sifat higroskopis pada gula dipengaruhi oleh kelembaban relatif
(RH) dan suhu lingkungan sekitar tempat penyimpanan komoditas tersebut
(Adna Ridhani et al., 2021).
Kadar air merupakan salah satu parameter yang digunakan untuk
menentukan kualitas dan karakteristik fisiko-kimia, dan organoleptik produk
gula selama produksi dan penyimpanan. Terjadinya perubahan kadar air pada
suatu produk pangan akan menyebabkan produk mengalami kerusakan
seperti munculnya jamur dan bakteri, pengerasan maupun penggumpalan
terutama pada produk gula. Sehingga produk mengalami daya simpan yang
relatif pendek. Berdasarkan The Institute of Food Technologists, USA,
menyatakan bahwa umur simpan sebuah produk pangan dapat didefinisikan
sebagai selang waktu antara produk tersebut diproduksi hingga saat
dikonsumsi memiliki penampakan, rasa, tekstur, dan nilai gizi produk tersebut
masih dalam kondisi baik. Namun, jika konsumen menerima produk tersebut
dalam kondisi tidak sesuai berdasarkan sifat-sifat tertentu, maka produk
dinyatakan sebagai akhir dari masa simpan (Kurniawan et al., 2018).
Kualitas gula yang dihasilkan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama
antara lain yaitu proses produksi dan proses penyimpanan. Penyimpanan
atau pengendaliaan persediaan merupakan bagian dari manajemen
pergudangan. Pentingnya penggudangan untuk produk akhir sebagai acuan
untuk mengamankan dari adanya kerusakan produk. Pelaksanaan
manajemen penggudangan merupakan suatu proses yang meliputi pengaturan barang yang masuk ke gudang dan barang yang keluar dari
gudang. Gudang memiliki beberapa fungsi dasar, diantaranya yaitu
perpindahan (movement) yang meliputi aktivitas penerimaan (receiving),
transfer atau penyimpanan (transfer put away), pengambilan pesanan
pelanggan atau penyeleksian pesanan (customer order picking order
selection). Penerapan manajemen penggudangan dalam suatu industri,
terdapat beberapa hal penting yang perlu diterapkan untuk menangani dan
mengendalikan material yang terdapat dalam gudang. Hal tersebut yaitu
pemeriksaan keluar masuknya barang, administrasi barang, inventory aktiva
lancar, stock opname, dan tindak lanjut sistem pergudangan yang telah ada
(Herdianzah et al., 2022).
Permasalahan yang dialami oleh gudang pabrik gula PG. Rejo Agung
Baru Madiun ini yaitu terbuangnya gula basah di gudang hasil akibat
higroskopis pada setiap tahunnya. Penyimpanan merupakan salah satu faktor
penting dalam menjaga kualitas produk yang disimpan. Upaya untuk
mengatasi permasalahan gudang hasil produksi PG. Rejo Agung Baru Madiun
mengenai parameter sifat higroskopis gula yang menyebabkan gula
mengalami kerusakan akibat penyimpanan jangka panjang yaitu dapat
dilakukan dengan menganalisis serta memperbaiki faktor-faktor yang
memengaruhi laju kerusakan produk gula. Oleh karena itu, dengan adanya
upaya mengatasi permasalahan gudang PG. Rejo Agung Baru Madiun maka
gula yang dikeluarkan tetap terjaga kualitasnya dan memilki umur simpan
yang cukup lama.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SELLY NURRISKA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | GULA |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18610 |
