TRUNOJOYO-KP-27677-200331100079-Dita Arviana _200331100079_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Sanitasi ialah kegiatan berbuhungan dengan faktor lingkungan fisik, dimana
sanitasi memiliki pengaruh terhadap kesehatan lingkungan manusia. Kesehatan
pada suatu lingkungan merupakan bentuk terwujudnya lingkungan yang bersih serta
sehat. Adapun cara yang digunakan untuk mewujudkan lingkungan yang sehat yaitu
dengan meningkatkan dasar-sadar tentang pentingnya sanitasi. Lingkungan dapat
menyebabkan penyakitdan dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat merupakan
ciri-ciri lingkungan yang memiliki penanganan sanitasi buruk (Monica et al., 2023).
Berdasarkan tahun 2014 World Health Oranization (WHO) melaporkan
bahwa Indonesia merupakan negara ke-3 dari 15 negara yang memliki sanitasi
terburuk didunia. Data tersebut menyebutkan 109 juta penduduk yang tinggal di
Indonesia memiliki lingkungan dengan sanitasi yang tidak sehat. Hal ini dapat
mempermudah penyebaran penyakit yang menular. Beberapa hal yang perlu
diutamakan dalam memperbaiki sanitasi lingkungan yaitu; pembuatan jamban di
setiap satu keluarga, sumber air yang didapatkan bersih dan sehat, serta
menghindari tumpukan sampah serta pemeliharaan rumah yang sehat (Pradika dan
Djasfar., 2023).
Fardiaz (1992) dalam Wahyuniati dan Purwaningsih (2023) menyatakan
bahwa Good Manufacturing Practice (GMP) menjadi persyaratan yang mendasar
bagi suatu proses produksi bahan pangan yang baik. Adapun tujuan GMP antara
lain: produk pangan yang dihasilkan mmiliki kualitas terbaik, memberikan rasa
kenyamanan ketika digunakan atau dikonsumsi, serta memberikan kebutuhan atau
keinginan konsumen. Sanitation Standart Operating Procedures (SSOP) merupakan
dokumentasi dari prosedur pelaksanan dan pengendalian sanitasi. Adanya prosedur
GMP dan SSOP diharapkan mampu membrikan jaminan rasa aman terhadap
konsumen, serta dapat memenuhi ketentuan sanitasi dan higiene pada produksi
pangan.
Tujuan penerapan sanitasi dan higiene yang diterapkan pada saat produksi
ikan teri nasi yaitu menciptakan kesadaran akan hubungan suatu industri dengan
ilmu pendidikan. Sanitasi menjadi salah satu aspek penting yang perlu diterapkan pada industri terutama bahan pangan. Sanitasi memiliki peran dalam menjaga
kualitas bahan baku, menciptakan lingkungan bersih dan sehat, serta memberikan
keamanan serta kenyamanan bagi para karyawan. Program ini diharapkan dapat
menambah pengetahuan mahasiswa mengenai dunia kerja, serta membandingkan
antara teori dan praktik secara langsung.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DITA ARVIANA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | IKAN TERI |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18609 |
