TRUNOJOYO-KP-27672-200331100101-DIMAS BACHTIAR RIZAL_200331100101_LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Dalam upaya memajukan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas output
sejalan dengan pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi guna pemenuhan
pangan sebagai salah satu kebutuhan mendasar kehidupan manusia yang selalu
berkembang, pemanfaatan teknologi pertanian berkembang agak cepat di
Indonesia. Untuk mencapai kecukupan pangan baik dari segi kuantitas maupun
kualitas output, teknologi pertanian harus digunakan baik dalam proses pra-
panen maupun pasca-panen. Teknologi pertanian telah membantu negara-
negara industri dan berkembang, termasuk Indonesia, meningkatkan
produktivitas dan efisiensi produksi komoditas pangan (Dirpan Bastian, 2017).
Menurut (Triyanto, 2015), menyatakan bahwa strategi pemasaran produk
adalah strategi yang berisi sarana untuk mencapai tujuan perusahaan dan
karenanya cukup menentukan untuk bisnis. Metode utama yang digunakan oleh
unit bisnis untuk mencapai tujuan mereka adalah strategi pemasaran, di mana
pilihan dibuat pada target pasar, posisi produk dalam pasar, bauran pemasaran,
dan jumlah pengeluaran pemasaran yang diperlukan.
Pemasaran produk barang dan jasa dapat menjadi peluang besar bagi
pelaku usaha (Susanti et al., 2020). Perkembangan persaingan semakin ketat
antara para perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan susu.
Menuntut setiap perusahaan dapat menjual produk dengan sebaik dan
semenarik mungkin. Salah satu cara adalah melakukan pengembangan hasil
produksi atau disebut dengan verifikasi produk untuk menarik minat konsumen.
Susu sapi didefinisikan sebagai makanan yang tinggi nutrisi termasuk
protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Selain itu, susu sapi termasuk
kualitas yang membuatnya mudah bagi tubuh untuk mencerna dan menyerap
(Nugraha, 2016). Karena daya cernanya yang besar dan dimasukkannya asam
amino utama yang dibutuhkan oleh manusia, susu juga memiliki nilai biologis
yang tinggi (Maharani et al., 2020). Susu segar yang layak dikonsumsi harus
mematuhi SNI No. 3144.1:2011 tentang kriteria mutu susu segar, yang meliputi
persyaratan keamanan pangan dan nilai gizi.
Salah satu produsen pengolahan susu adalah Koperasi Peternakan Sapi
Perah Setia Kawan, di NongkoJajar Pasuruan. Sering disebut dengan KPSP Setia Kawan, koperasi ini memproduksi beberapa olahan susu sapi segar seperti
susu pasteurisasi, hard milk candy, yoghurt, dan keju mozarella. Susu sapi segar
yang diolah di KPSP Setia Kawan ini dipasok oleh petani yang dihimpun di
koperasi sehingga nantinya dapat dipasarkan pada masyarakat perkotaan dan
pedesaan.
Koperasi Peternakan Sapi Perah Setia Kawan terletak di desa Nongkojajar,
Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Koperasi ini menampung susu dari
masyarakat dan milik koperasi itu sendiri. KPSP Setia Kawan banyak melakukan
kerjasama dengan perusahaan besar seperti INDOLAKTO dan sebagainya.
Praktik Kerja Lapang ini dilakukan untuk mempelajari strategi pemasaran produk
di KPSP Setia Kawan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DIMAS BACHTIAR RIZAL |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | SUSU |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:52 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18601 |
