TRUNOJOYO-KP-27660-200331100086-Moh. Rihan Firdaus_200331100086_Laporan PKL-1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (590kB)
Abstract
Pia merupakan jajanan tradisional yang bahan penyusunnya dari tepung
terigu yang diberi toping isian bermacam-macam seperti kacang hijau dan
selai. Makanan tersebut tergolong beberapa dari kudapan yang melimpah
ruah ditemui di toko dan pasar (Al-Amin dan Maro’ah, 2017). Bakpia ialah
camilan yang asal muasalnya dari negeri tirai bambu, aslinya bernama Tou
Luk Pia yang berarti jajanan kacang hijau. Pia merupakan camilan yang
selaras sebagai sarapan di pagi hari dengan teh, kue tersebut merupakan
kudapan yang sangat umum bagi orang Indonesia, sehingga tidak hanya
kepunyaan orang cina semata-mata namun sudah tidak dapat dipisahkan
lagi dari lidah orang Indonesia (Nurrussama dan Barovih, 2018).
Pengemasan atau packaging adalah suatu perlakuan yang difokuskan
untuk mempertahankan mutu dari sebuah barang biar terbebas dari
kerusakan. Pada kegiatan manufaktur, packaging merupakan mekanisme
pembungkusan sebuah barang atau produk memakai material terpilih yang
menyesuaikan dengan produknya sehingga bisa terjaga mutunya. Dalam
pengemasan bahan pangan, terdapat beb erapa faktor yang harus
dipertimbangkan, seperti sifat-sifat bahan pangan itu sendiri, kondisi
lingkungan sekitar, dan jenis bahan pengemas yang digunakan. Kondisi
seperti kadar air dan suhu dapat mempengaruhi sifat fisik dari bahan pangan
tersebut, seperti kecenderungan untuk mengeras, serta daya tahan terhadap
faktor-faktor seperti cahaya, oksigen, dan mikroorganisme (Sumiahningsih et
al., 2016). Pentingnya pengemasan dalam proses produksi tak bisa
dipandang sebelah mata. Selain berfungsi untuk melindungi produk dari
kerusakan dan kontaminasi, pengemasan juga dapat memberikan informasi
yang menarik bagi konsumen sehingga meningkatkan minat mereka untuk
membeli produk tersebut. Di sisi lain, pengemasan juga berperan sebagai
pembeda antara produk-produk serupa dengan ciri khas masing-masing,
sehingga dapat memberikan nilai tambah pada penjualan dan memberikan
kesan positif bagi produsen (Istianah, 2021).
Permata Agro Mandiri adalah sebuah perusahaan yang spesialis dalam
pengolahan buah dan sayur, khususnya dalam mengolah buah apel menjadi
beragam camilan istimewa dari bumi apel. Bisnis ini dibangun sejak 2009
dengan fokus pada produk unggulan berupa Bakpia Apel, yang merupakan inovasi dalam memperkaya diversifikasi produk olahan buah apel. Meskipun
awalnya hanya sebuah usaha rumahan, namun saat ini perusahaan tersebut
sudah menjalankan Sistem Jaminan Halal serta Prinsip Dasar Keamanan
Pangan sesuai ketetapan Badan POM. Kemudian sejak bulan Januari 2016,
merek "Shyif" telah berhasil tercatat di Dirjen HAKI menjadi merek dagang
dari komoditas yang diproduksi oleh Permata Agro Mandiri.
Berdasarkan data konsumsi atau penjualan pia apel pada tahun 2014-
2021 menujukan ketidak stabilan. Tahun 2018-2019 mengalami kenaikan
penjualan pia apel yang menunjukan bahwasanya produk pia apel sudah
dikenal oleh masyarakat dan desain kemasan yang digunakan cukup
menarik, serta berhasil menggaet konsumen untuk membelinya. Sedangkan
tahun 2020 mengalami penurunan karena adanya wabah virus corona yang
mewajibkan masyarakat harus menjaga jarak dan keluar jika ada keperluan
sehingga berdampak pada penjualan produk pia apel dan menyebabkan
penurunan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH. RIHAN FIRDAUS |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | PIA |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:44 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18567 |
