TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18016-150111100111_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (37kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18016-150111100111_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (560kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18016-150111100111_Chapter_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (122kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18016-150111100111_Chapter_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18016-150111100111_Chapter_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18016-150111100111_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (48kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18016-150111100111_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (28kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-18016-150111100111_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
Abstract
ABSTRAK
Penyelenggaraan rumah tangga tidak dapat terlepas dari tuntutan berbagai kebutuhan. Untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut maka suami maupun isteri terkadang melakukan apa saja, termasuk melakukan hutang piutang pada bank dengan menggunakan harta bersama sebagai jaminannya. Pesoalan yang muncul kemudian adalah ketika suami meninggal tapi meninggalkan kredit dengan jaminan hak tanggungan atas harta bersama kemudian isteri berniat melanjutkan pembayaran kredit tersebut. Untuk itu penelitian ini menganalisis tentang status harta bersama setelah meninggalnya salah satu pihak (suami) dan status perjanjian jaminan hak tanggungan atas harta bersama setelah meninggalnya salah satu pihak (suami) serta bagaimana upaya isteri untuk melanjutkan pembayaran kredit dengan jaminan hak tanggungan atas harta bersama setelah suami meninggal.
Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang diperoleh kemudian dilakukan analisis secara preskriptif untuk menemukan suatu jawaban atas permasalahan dalam penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa status harta dengan meninggalnya suami menyebabkan bubarnya harta bersama dan status harta bersama menjadi harta warisan, namun sebelum hutang debitur lunas maka hak kebendaan dikuasai oleh kreditur. Sedangkan upaya yang bisa dilakuakan isteri dengan mengadakan Novasi (pembaruan) hutang, yaitu dengan membuat perjanjian kredit dan perjanjian hak tanggungan.
Kata Kunci: Harta Bersama, Hak Tanggungan, Novasi
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOHAMMAD MAHRUS |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Common Assets, Mortgage Rights, Novasi;Harta Bersama, Hak Tanggungan, Novasi |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18547 |
