TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27644-190711100057_Abstract.pdf
Download (137kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27644-190711100057_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27644-190711100057_Chapter 1.pdf
Download (215kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27644-190711100057_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (386kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27644-190711100057_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (51kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27644-190711100057_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (362kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27644-190711100057_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (70kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27644-190711100057_Referensi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
Abstract
Pemerintah Indonesia telah berupaya untuk meningkatkan fungsi cukai sebagai sumber penerimaan dan pengontrol barang konsumen dengan memperluas barang kena cukai pada minuman kemasan berpemanis. Wacana obyek cukai mulai dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bulan oktober 1998 dengan menambah barang sebagai obyek cukai, minuman ringan adalah salah satu alternatif yang diwacanakan. Tapi hingga sekarang Pemerintah belum menambah daftar barang yang menjadi obyek cukai. Penelitian ini membahas mengenai pengenaan cukai pada minuman berpemanis dalam pengendalian konsumsi yang diharapkan dapat menurunkan dampak negatif bagi kesehatan manusia. Hal ini tidak sesuai dengan bagaimana Islam memelihara jiwa (Ḥifẓ an-Nafs) sebab mengkonsumsi minuman kemasan berpemanis secara berlebihan dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan tubuh manusia.rnPenelitian ini akan menganalisis terkait upaya perlindungan jiwa (Ḥifẓ an-Nafs) pada rencana pengenaan bea cukai pada minuman kemasan berpemanis. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analisis dengan didasarkan pada penelusuran beberapa dokumen yang membahas terkait pengenaan bea cukai pada minuman kemasan berpemanis dan telah diliteratur.rnHasil penelitian ini adalah: Salah satu faktor penunjang maslahat keselamatan jiwa adalah menjaga segala sesuatu yang kita konsumsi untuk tubuh kita. Hal ini dikarenakan tidak hanya melindungi maslahat keselamatan jiwa terhadap diri sendiri, namun juga melindungi komunitas umat manusia secara luas dari bahaya mengonsumsi minuman berpemanis kemasan secara berlebihan yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi tubuh apabila di konsumsi secara berlebihan. Sehingga rencana pengenaan cukai pada minuman kemasan berpemanis penerapannya dapat mengurangi dampak yang negative bagi tubuh, maka hal itu harus segera dilakukan. Sebab dengan selalu menjaga agama dengan memakan makanan yang halal dan baik, maka sama dengan menjaga jiwa (Ḥifẓ an-Nafs).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NOVA FITRIA |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Bea Cukai, Hifz AnNafs, Minuman Kemasan Berpemanis. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18541 |
