TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27641-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (112kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27641-COVER .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27641-BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27641-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (256kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27641-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (241kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27641-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27641-BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27641-KESIMPULAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (49kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27641-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27641-LAMPIRAN .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Pada juli 2022, podcast youtube Suara Karen milik Cokro TV dan Curhat Bang milik Denny Sumargo telah mewawancarai korban yang mengalami kekerasan seksual di Sekolah Selamat Pagi Indonesia. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wacana kritis yang terjadi pada kedua konten youtube podcast dengan menggunakan analisis Sara Mills, untuk mengetahui posisi subjek-objek serta posisi teks dan penonton. Selain itu tujuan lain dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya bias gender yang terjadi selama tayangan podcast berlangsung juga untuk mengetahui ekonomi politik media pada podcast youtube Suara Karen dan Curhat Bang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis Sara Mill. Teori yang digunakan yaitu teori analisis wacana kritis Sara Mills, gender, komunikasi verbal, nonverbal dan ekonomi politik media. Teknik pengumpulan data menggunakan dua cara yaitu observasi dan dokumentasi melalui dialog para korban, potongan gambar atau foto dari kedua tayangan. Teknik analisis data menggunakan metode analisis wacana Sara Mills. Hasil penelitian menunjukan jika korban dalam pemberitaan masih berada diposisi objek, hal ini dapat dilihat saat korban dapat menceritakan peristiwa seksualitas dengan rinci serta didukung dengan komentar penonton. Pada posisi teks dan penonton terlihat pembawa acara turut melibatkan penonton kedalam perbincangan seperti penyapaan terhadap penonton. Selain itu pada kedua tayangan masih terjadi ketimpangan gender antara korban dan pembawa acara. Hal ini menunjukan jika new media masih melanggengkan bias gender, walaupun sesama perempuan juga ikut mengobjeki perempuan lain. Para pemilik media juga memiliki alasan lain dalam mengangkat tema mengenai seksualitas yaitu untuk mengambil keuntungan ekonomi dari produksi tayangan konten. Kata Kunci: Pelecehan Seksual; Korban; Bias Gender; Sara Mills; Analisis Wacana
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NAVIDATUL ILMA |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Pelecehan Seksual; Korban; Bias Gender; Sara Mills; Analisis Wacana |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:39 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18530 |
