TRUNOJOYO-KP-27634-200331100049-ROFIQO AROYA_200331100049_LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Susu berupa cairan berwarna putih yang berasal dari kelenjar susu
mamalia yang kaya akan zat gizi. Susu juga memiliki manfaat baik untuk
kesehatan dikarenakan kandungan susu mengandung vitamin, kalsium dan
mineral (Yurliasni, 2021). Susu dapat diperoleh dari hewan mamalia seperti
hewan sapi, kambing, domba, kuda, kerbau dan onta. Selain berasal dari hewan,
susu juga dapat diperoleh dengan mudah dari hewani seperti kedelai (soya).
Manfaat mengonsumsi susu bagi tubuh diantaranya dapat melancarkan
metabolisme tubuh, menjaga berat badan, menjaga kesehatan jantung, tulang dan
gigi serta dapat meningkatkan sistem imun tubuh (Erawantini et al., 2020).
Umumnya susu sangat mudah mengalami kerusakan dan penurunan
kualitas dikarenakan didalam susu mengandung nilai gizi yang tinggi (lemak,
karbohidrat, vitamin, protein, dan mineral) yang dapat dijadikan media untuk
mikroba terutama bakteri, ragi dan kapang melakukan pertumbuhan dan
berkembang dalam waktu yang relatif singkat. Mikroba tersebut akan membentuk
lendir, racun, asam, busa, gas serta warna yang menyimpang. Selain itu, susu
memiliki rasa tidak terlalu manis, amis, bau khas membuat masyarakat malas
untuk mengonsumsinya (Maulidina et al., 2021). Cara yang dapat menangani
permasalahan yang ada dapat dilakukan dengan melakukan pengolahan lebih
lanjut. Ada beberapa jenis olahan susu yang sedang dikembangkan seperti
yoghurt, krim, keju, es krim, kefir dan lain sebagainya (Ermawati et al., 2022).
Yoghurt termasuk kedalam salah satu jenis olahan susu yang didalamnya
terdapat proses fermentasi serta adanya bantuan dari bakteri Lactobacillus
bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Yoghurt memiliki nilai gizi yang lebih
baik daripada susu. Yoghurt juga memiliki rasa yang asam dan dapat ditambahkan
variasi rasa seperti melon, anggur, stroberi, leci atau jenis buah-buah lainnya.
Yoghurt dapat dikonsumsi semua kalangan dari anak-anak hingga orang dewasa.
Adanya pengolahan lebih lanjut susu segar, dapat meningkatkan nilai jual susu,
memperpanjang umur simpan, serta dapat membantu meningkatkan jumlah
kesukaan masyarakat terhadap susu. Proses pembuatan yoghurt dapat dikatakan
mudah serta tidak memerlukan waktu lama.
Proses produksi merupakan suatu kegiatan yang memiliki tujuan
mengubah barang melalui berbagai proses sehingga memiliki nilai ekonomis yang
tinggi. Proses produksi melibatkan tenaga kerja manusia, bahan, alat dan mesin dengan tujuan menghasilkan suatu produk yang berguna. Pada proses produksi
yoghurt sangat penting guna memenuhi kebutuhan konsumen dan dengan adanya
proses produksi memberikan stok barang dalam suatu perusahaan dan
memberikan keuntungan. Proses produksi juga digunakan untuk memberikan nilai
tambah suatu produk. Untuk menghasilkan yoghurt perlu adanya proses produksi
dan ada beberapa tahapan diantaranya penerimaan bahan baku, pengolahan
susu menjadi susu pasteurisasasi dan penambahan bahan lainnya, penambahan
starter dan inkubasi dan tahap terakhir pengemasan.
Praktik kerja lapang ini dilakukan untuk mempelajari proses produksi
yoghurt di Koperasi Produsen Agro Niaga Syariah Malang, Jawa Timur. KAN
Jabung merupakan salah satu koperasi dengan proses produksi olahan susu
terbaik yang berada di Kabupaten Malang, dimana pada tahun 2013 KAN Jabung
dinobatkan Koperasi Produsen Berprestasi Terbaik di Tingkat Nasional. Jumlah
karyawan kurang lebih 2423 anggota dan sebagian besar adalah peternak. KAN
Jabung menghasilkan beberapa produk seperti susu pasteurisasi, yoghurt, dan
frozen yoghurt yang sudah tersertifikasi halal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ROFIQO AROYA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | YOGHURT |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:33 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18510 |
