TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN PAKCOY NAIBAI (Brassicaceae (Cruciferae)) DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM HIDROPONIK NFT DI PT. KEBUNSAYUR SURABAYA

Dery Anugerah Darmawan (2023) TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN PAKCOY NAIBAI (Brassicaceae (Cruciferae)) DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM HIDROPONIK NFT DI PT. KEBUNSAYUR SURABAYA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27619-190311100053-Dery Anugerah D._190311100053_Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27619-190311100053-Dery Anugerah D._190311100053_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Salah satu teknik urban farming atau merupakan teknik berbudidaya
tanaman di perkotaan adalah hidroponik (Okuputra et al., 2022). Hidroponik
merupakan teknik menanam tanaman dalam larutan nutrisi dengan atau tanpa
menggunakan media seperti kerikil, vermikulit, rockwool, gambut, debu gergaji,
debu sabut, serat kelapa, dan lain-lain (Sharma et al., 2018). Sistem hidroponik
tersebut menggantikan fungsi tanah sebagai pendukung akar tanaman dengan
mengalirkan nutrisi, air, dan oksigen ke dalam media tanam. Pada hidroponik
sendiri, terdapat sistem NFT (Nutrient Film Technique) yang merupakan salah satu
tipe hidroponik yang spesial karena pada metode budidaya tanaman dimana akar
tanaman tumbuh pada lapisan yang dangkal dan tersirkulasi sehingga tanaman bisa
memperoleh air, nutrisi dan oksigen yang cukup. Tujuan dari penanaman
hidroponik NFT untuk menghemat pemakaian lahan, pemakaian air yang lebih
efisien untuk sirkulasinya, tumbuhan yang ditanami dengan media hidroponik bisa
berkembang dan dapat tumbuh dengan waktu singkat (Singgih et al., 2019).
Jenis sayur yang sering dibudidayakan secara hidroponik adalah dari
keluarga sawi-sawian. Beberapa jenis sawi yang telah dikenal masyarakat adalah pakcoy, sawi hijau, sawi caisim, dan sawi putih. Dari beberapa jenis tersebut, sawi
pakcoy lebih banyak dibudidayakan, karena memiliki batang dan daun yang lebar
daripada jenis sawi yang lain. Hal tersebut tentunya menjadi prospek bisnis bagi
petani sawi karena permintaan pasar yang cukup tinggi (Wibowo dan Asriyanti,
2013).
Salah satu variasi dari sawi pakcoy adalah sawi naibai (Brassicaceae
(Cruciferae)) atau disebut juga dengan milk cabagge. Tanaman pakcoy tersebut
memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Hal itu dikarenakan, pakcoy mengandung
protein, lemak nabati, karbohidrat, serat, Ca, Mg, Fe, Na, Vitamin A dan Vitamin
C (Wenno dan Sinay, 2019). Pakcoy jenis naibai tersebut banyak diminati selain
dari manfaat kesehatannya adalah bentuknya yang menarik, waktu tanam yang
singkat, dan ukurannya yang kecil daripada pakcoy biasa akan menghasilkan
produksi yang lebih banyak, serta rasa pakcoy naibai yang krispi jika ditanam
secara hidroponik (Rahman, 2021).
Produksi sayuran secara sistem hidroponik dikenal dengan sistemnya yang
hasil produksinya lebih tinggi dengan kondisi lahan yang terbatas daripada sistem
pertanian secara konvensional, seperti yang telah oleh PT. Kebunsayur Surabaya.
PT. Kebunsayur Surabaya tersebut merupakan perusahaan pertama yang
memproduksi dan memasarkan sayuran hidroponik pada beberapa segmen kafe,
hotel, dan restoran di Surabaya (Eliyana et al., 2020). Pengembangan model sistem
budidaya hidroponik, khususnya pada tanaman pakcoy khususnya telah dikenal.
Hal tersebut dikarenakan umur panen pakcoy yang relatif singkat dan memiliki
pangsa pasar yang menjanjikan. Oleh karena itu, teknik budidaya pakcoy naibai
secara hidroponik perlu diketahui dalam memenuhi ketahanan pangan berdasarkan
konsep urban farming.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Dery Anugerah Darmawan
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords PAKCOY
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 03:30
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18486

Actions (login required)

View Item
View Item