TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36920-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (839kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36920-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36920-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (166kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36920-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (495kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36920-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (336kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36920-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (277kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36920-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36920-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36920-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (226kB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji sikap bahasa masyarakat keturunan Jawa-Madura di Bulak Banteng, Surabaya, dengan fokus pada persepsi mereka terhadap bahasa Jawa, Madura, dan Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan model teori sikap bahasa Baker (1992) yaitu kognitif, afektif, dan konatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana individu-individu tersebut mengevaluasi dan berinteraksi dengan masing-masing bahasa, serta faktor-faktor sosiokultural yang mempengaruhi sikap mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan sepuluh partisipan berusia 18-25 tahun yang merupakan keturunan Jawa-Madura.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Jawa dipersepsikan secara positif sebagai simbol kesopanan, keharmonisan sosial, dan identitas budaya. Bahasa Madura, meskipun diakui karena relevansi budaya dan keluarga, sering dianggap sulit dan membangkitkan emosi netral atau tidak aman karena paparan dan kemahiran yang terbatas. Bahasa Indonesia, di sisi lain, dianggap penting dan digunakan secara luas dalam konteks formal, akademis, dan sosial. Studi ini juga mengungkapkan bahwa beberapa faktor kunci membentuk sikap ini, termasuk usia, jenis kelamin, latar belakang pendidikan, kemampuan, latar belakang bahasa, dan latar belakang budaya. Faktor-faktor ini mempengaruhi bagaimana ketiga bahasa tersebut dievaluasi, dipelajari, dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sikap terhadap bahasa tidak hanya dibentuk oleh pengalaman individu, tetapi juga oleh lingkungan sosial budaya yang lebih luas.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM VINA RESTIANA PUTRI |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | Sikap Bahasa; Keturunan Jawa-Madura; Identitas Budaya; Sosiolinguistik. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:29 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18474 |
