ANALISIS LAJU PERTUMBUHAN LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) PADA UJI COBA BUDIDAYA DI INSTALASI BUDIDAYA LAUT BONCONG, TUBAN

SITI NUR AZIZAH (2023) ANALISIS LAJU PERTUMBUHAN LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) PADA UJI COBA BUDIDAYA DI INSTALASI BUDIDAYA LAUT BONCONG, TUBAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27599-200341100037-Siti Nur Azizah#200341100037#Ilmu Kelautan.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27599-200341100037-Siti Nur Azizah#200341100037#Ilmu Kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Lobster merupakan salah satu hewan avertebrata yang ukuran
tubuh yang besar dan tersebar luas di perairan Indonesia. Perairan
Indonesia memiliki enam jenis lobster yaitu Lobster Mutiara (Panulirus
ornatus), Lobster Lumpur (Panulirus polyphagus), Lobster Pasir (Panulirus
homarus), Lobster Bambu (Panulirus versicolor), Lobster Batu (Panulirus
penicillatus), Lobster Batik (Panulirus longipes). Lobster yang banyak
ditemukan dan mendominasi pada perairan Indonesia hanya empat jenis
yaitu Lobster Pasir, Lobster Batik, Lobster Hijau, dan Lobster Mutiara
(Andrykusuma et al., 2022).
Indonesia memasuki peringkat ketiga pada tahun 2012 dan 2013
dengan total produksi lobster yang mencapai 13,549 ton dan 16,482 ton.
Permintaan pasar yang tinggi membuat nelayan melakukan penangkapan
berlebih yang akan menimbulkan turunnya ekosistem dan berkurangnya
populasi lobster (Dhewantara et al., 2021). Lobster yang ditangkap secara
berlebih tersebut merupakan lobster pasir karena lobster pasir memiliki
potensial yang cukup untuk dikembangkan. Penangkapan yang berlebih
tersebut dapat dicegah dengan melakukan kegiatan penelitian secara
berlanjut yang bertujuan untuk mengetahui penyebaran lobster dengan
berdasar spesies, melindungi ekosistem dan habitat lobster (Setyanto et
al., 2018).
Kegiatan pencegahan penangkapan lobster yang berlebih juga
dapat melakukan dengan pembesaran lobster. Pembesaran lobster dapat
dilakukan dengan kegiatan awal melakukan uji coba budidaya pembesaran
lobster dengan mengambil benih di lingkungan lobster air laut tinggal.
Benih lobster yang diambil dari alam dilakukan karena sampai saat ini
dalam kegiatan budidaya lobster tidak dapat menghasilkan benih lobster
(Ridwanudin et al., 2018).
Budidaya lobster salah satunya dilakukan pada Instalasi Budidaya
Laut Boncong, Tuban. Mahasiswa juga dapat melakukan kegiatan
budidaya lobster dengan melalui Praktik Kerja Lapang (PKL) yang dapat memperluas pengetahuan tentang budidaya lobster. Praktik kerja lapang
dilakukan secara langsung terjun di lapangan dengan melakukan tahapan
kegiatan demi menunjang keberhasilan tujuan.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
SITI NUR AZIZAH
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords LOBSTER
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 03:23
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18446

Actions (login required)

View Item
View Item