TRUNOJOYO-KP-27579-200341100032-KHOLIDATUL KHOIRIYAH_200341100032_ILMU KELAUTAN_ANGKATAN 20.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) berasal dari pantai Pasifik barat
Amerika Latin, dari Peru selatan hingga Meksiko utara. Udang vaname pertama
kali hadir di Indonesia dan resmi dirilis pada tahun 2001. Udang vannamei adalah
salah satu udang yang bernilai ekonomis, udang vaname merupakan spesies
udang alternatif yang dapat dibudidayakan di Indonesia bersama dengan udang
windu (Panaeus monodon) dan udang putih (Panaeus merguensis). Budidaya
udang vannamei yang mudah juga mendorong banyak pembudidaya udang
Indonesia untuk membudidayakannya (Purnamasari et al, 2017).
Udang vannamei merupakan ekspor utama industri budidaya perikanan
dan faktor penentu sebagai komoditas ekspor. Permasalahan utama ekspor udang
vaname adalah penanganan yang kurang baik, kontaminasi dan kerusakan fisik
pada udang vaname yang dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas udang
vaname selama ekspor. Beberapa aspek untuk meningkatkan produksi udang
sehingga tercapai pertumbuhan yang berkualitas dan kuantitas, antara lain
memperhatikan kualitas air tambak udang. Analisis air sangat diperlukan untuk
mengetahui kualitas air yang cocok untuk pemeliharaan udang vannamei di Balai
Budidaya Air Payau Jepara. Ilmu yang sudah didapatkan diharapkan dapat
dipraktekkan di dunia kerja jika nantinya berkecimpung di bidang budidaya udang
vannamei (Hafina dan Yulianti, 2021).
Pembesaran udang vannamei merupakan aspek yang penting untuk
diketahui guna menunjang keberhasilan budidaya. Pembesaran udang vannamei
biasanya memiliki masa depan yang cerah karena didukung oleh komponen
teknologi yang baik. Prospek budidaya udang vaname yang baik dan dukungan
teknologi intensif tinggi menjadi alasan dilakukannya praktik kerja lapangan teknik
pembesaran udang. Tujuan dari praktik kerja lapangan ini adalah untuk
mempelajari banyak tentang teknik budidaya udang yang baik.
Faktor eksternal yang mempengaruhi budidaya dan pertumbuhan udang
vannamei antara lain, permintaan ekspor yang tinggi, kondisi tambak udang,
perkembangan teknologi, pesaing, penyakit udang dan pencemaran kualitas air.
Permintaan ekspor yang tinggi, menjadikan budidaya udang vannamei menjadi
diminati oleh sebagian masyarakat. Kemajuan teknologi pada zaman sekarang,
besar harapan saya untuk bisa mempelajari teknologi modern tentang teknik budidaya udang vannamei di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara,
jadi kemajuan teknologi dapat mendorong budidaya dan pertumbuhan udang
vannamei jauh lebih baik (Rumaijuk dan Satia, 2020).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM KHOLIDATUL KHOIRIYAH |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | UDANG VANNAMEI |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:16 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18408 |
