TRUNOJOYO-KP-27576-200341100071-Amanda Zuhriyatul Jannah_200341100071_laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Abstract
Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) di Indonesia telah
menjadi komoditas perikanan ekspor terbesar untuk mendatangkan devisa
negara. Menurut data International Trade Center (2017) udang vaname
merupakan komoditas yang mendominasi jumlah ekspor perikanan tahun 2016
yang mencapai 3,86 miliar dolar AS. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa
udang vaname memiliki peran besar dalam kinerja ekonomi perikanan di
Indonesia.
Udang vaname merupakan komoditas perikanan yang sesuai untuk
dibudidayakan di negara dengan iklim tropis seperti Indonesia. Budidaya udang
vaname di Indonesia mulai dikenal pada tahun 2001 setelah menurunnya produksi
udang windu (Penaeus monodon). Udang vaname mampu menarik perhatian
masyarakat untuk dibudidayakan karena memiliki kelebihan yaitu lebih kebal
terhadap serangan virus jika dibandingkan dengan udang windu (Subyakto, 2009).
Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan budidaya udang vaname
adalah kondisi lingkungan yaitu kualitas air. Kesesuaian kualitas air pada budidaya
tambak sangat mempengaruhi keberhasilan budidaya udang vaname.
Pengelolaan kualitas air pada tamba udang perlu dilakukan guna mengontrol
kesesuaian kualitas air yang dibutuhkan untuk budidaya. Kualitas air yang sesuai
dengan budidaya udang akan meningkatkan produktivitas tambak (Fuady, 2013)
Pengelolaan kualitas air merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk
mempertahankan air dalam tambak tetap berkualitas sehingga dapat mendukung
keberhasilan budidaya udang. Kualitas air pada tambak udang dikondisikan dalam
kondisi yang tidak fluktuatif untuk menghindari resiko stress pada udang. Udang
dalam kondisi stress akan mengakibatkan udang mudah terserang oleh penyakit
dan mati, oleh karena itu analisis kualitas air perlu dilakukan untuk menjaga
fluktuasi parameter tetap dinamis.
Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo merupakan Unit
Pelaksanaan Teknis dalam naungan Direktorat Jendral Perikanan Budidaya
sesuai dengan peraturan Menteri Kelautan No. 67 Tahun 2020. BPBAP Situbondo
melakukan berbagai kegiatan pengembangan budidaya air payau sejak tahun
1995. BPBAP Situbondo memiliki salah satu fungsi yaitu sebagai produsen induk dan benih ikan atau udang, produsen pakan alami, kegiatan bimbingan dan
pendampingan dalam bidang teknologi kepada masyarakat pembudidaya.
Pengamatan mengenai analisisis kualitas air pada tambak udang vaname yang
dilakukan di Balai Perikanan Budidava Air Payau bertujuan untuk memberikan
informasi yang berguna untuk masyarakat.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AMANDA ZUHRIYATUL JANNAH |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | UDANG VANAME |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:16 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18403 |
