TRUNOJOYO-KP-27574-200311100011-Intan Nurul Hidayah_200311100011_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Pusat Pelatihan Pertanian Dan Perdesaan Swadaya (P4S) Arboretum Farm
Bumiaji Batu merupakan lembaga swadaya pelatihan pertanian perdesaan yang
bergerak dibidang usaha pertanian. Jenis komoditas yang dibudidayakan di P4S
Arboretum Farm Bumiaji Batu adalah tomat cherry, sawi putih, Strawberry,
kentang, wortel dan paprika. Lahan dan Green House P4S terdapat dibeberapa
tempat antara lain Green House Bankluer untuk tanaman paprika, Green House
Putu’an untuk pembibitan kentang G0, lahan di tower untuk budidaya kentang, dan
wortel, yang terakhir lahan di cangar untuk budidaya sawi putih dan cabai merah.
Total luas lahan dan Green House yang digunakan untuk kegiatan pertanian
merupakan lahan sendiri dengan luasan kurang lebih 5 Hektar.
Paprika (Capsicum annum var. grosumm L.) tergolong jenis tanaman
hortikultura sayuran yang biasanya dimanfaatkan untuk keperluan pangan, paprika
dimanfaatkan untuk konsumsi rumah tangga dan dalam skala besar untuk industry
makanan. Budidaya paprika memiliki peluang dan keuntungan yang besar dan
terjamin karena kebutuhan atau permintaan dari dalam maupun luar negeri yang
terus meningkat (Andriyani, et al. 2018). Tanaman paprika baru dikenal di
Indonesia pada tahun 1990-an, pada umumnya paprika digunakan sebagai
penyedap bahan makanan, terutama yang berasal dari Eropa dan Amerika. Paprika
selain bermanfaat untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga, juga bermanfaat dalam
industri farmasi sebagai bahan dasar obat-obatan, kosmetik, pewarna bahan makanan serta bahan campuran pada berbagai industri pengolahan makanan.
(Aviantara Sarjana, 2018).
Paprika dapat dibudidayakan pada suhu 20°C-29°C yaitu pada siang hari dan
14°C-19°C pada malam hari, sehingga untuk mendapatkan kondisi tersebut paprika
dapat dibudidayakan didalam greenhouse dengan lingkungan cuaca yang dapat
dikendalikan dengan struktur dinding dan atap terbuat dari bahan transparan, seperti
plastik atau kaca, dengan iklim yang dapat dikendalikan untuk pertumbuhan dan
perkembangan tanaman (Fitriawan, et al., 2018). Pada greenhouse faktor-faktor
eksternal seperti suhu udara, pengairan, kelembapan serta hama dan penyakit dapat
dikontrol dengan baik sehingga mampu menekan jumlah tanman yang sakit dan
mati (Oktaviati Juang, 2019).
Mutu dan kualitas tanaman paprika dapat dilihat dari teknik pemeliharaannya.
Pemeliharan yang dilakukan baik dan konsisten dapat menghasilkan buah yang
berkualitas. Pemeliharaan adalah serangkaian aktivitas untuk menjaga fasilitas dan
peralatan pada kegiatan budidaya agar selalu dalam keadaan siap pakai untuk
melaksanakan produksi seecara efektif dan efisien sesuai dengan jadwal yang telah
ditetapkan dan berdasarkan standar (fungsional dan kualitas). Tujuan pemeliharaan
adalah kemampuan produksi dapat memenuhi kebutuhan sesuai dengan rencana
produksi, menjaga kualitas pada tingkat yang tepat untuk memenuhi apa yang
dibutuhkan oleh produk itu sendiri dan kegiatan produksi tidak terganggu, sehingga
dapat diperoleh keuntungan yang maksimal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Intan Nurul Hidayah |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | PAPRIKA |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:15 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18400 |
