STUDI ALAT TANGKAP JARING TARIK BERKANTONG DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA BRONDONG, JAWA TIMUR

Cici Ferin Sinthia (2023) STUDI ALAT TANGKAP JARING TARIK BERKANTONG DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA BRONDONG, JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27570-200351100046-CICI FERIN SINTHIA_200351100046_MSP_LAPORAN PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27570-200351100046-CICI FERIN SINTHIA_200351100046_MSP_LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (905kB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong merupakan salah satu adanya
pelabuhan yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena pelabuhan perikanan ini
memiliki sumberdaya perikanan yang melimpah. Pelabuhan perikanan saat ini
dikembangkan kembali terkait potensi masyarakat untuk mencari dan pedagang
ikan. Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong didominasi oleh nelayan dengan
alat tangkap jaring tarik berkantong, rawai dan pancing. Jaring tarik berkantong di
daerah Brondong pada umumnya disebut jaring atau payang, oleh karena itu,
jaring tarik berkantong dimasukkan ke dalam kelompok jaring. Jaring tarik
berkantong ini digunakan oleh nelayan karena tidak merusak ekosistem laut dan
menggunakan alat tangap jaring tersebu bisa mendapatkann ikan banyak
(Pratama et al., 2019).
Penangkapan ikan di Indonesia telah mendekati kondisi yang mulai rawan,
akibat maraknya penangkapan yang berlebih dan tingginya daya saing antar alat
tangkap menyebabkan berkurangnya populasi sumberdaya biota yang ada.
Penangkapan ikan juga mengakibatkan nelayan mulai melakukan modifikasi alat
tangkap untuk mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal termasuk
menggunakan teknologi penangkapan yang saat ini telah diganti dengan alat
tangkap jaring tarik berkantong. Alat tangkap jaring tarik berkantng berbeda
dengan cantrang karena alat tersebut tidak parah merusak ekosistem (Latuconsina,
2010).
Tingkat hasil tangkapan ikan yang tinggi di daerah Brondong menjadi
alasan terhadap dilakukannya kegiatan Praktik Kerja Lapang. Informasi yang
didapatkan dari beberapa nelayan menyebutkan bahwa tingkat penangkapan ikan
pada tahun 2022 bulan Desember hingga tahun 2023 bulan Januari cukup tinggi.
Jumlah hasil tangkapan tersebut menurun drastis pada beberapa bulan terakhir
yang dikarenakan oleh cuaca buruk dan gelombang tinggi. Usaha peningkatan
efisiensi dihubungkan dengan biaya yang lebih kecil, hal ini berarti perlunya
dilakukan penekanan biaya untuk mengurangi pemborosan. Perhitungan efisiensi
alat tangkap jaring tarik berkantong yang dapat memperoleh hasil tangkap besar
namun tetap efektif menjaga kelestarian laut. Cara penangkapan yang efisien dan efektif ini diharapkan dapat menangani terjadinya over fishing saat ini (Handayani
et al., 2023).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Cici Ferin Sinthia
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords JARING TARIK BERKANTONG
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 03:15
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18394

Actions (login required)

View Item
View Item