TEKNIK PRODUKSI BENIH PARIA (Momordica charantia L.) DI PT BISI FARM KENCONG, KEDIRI, JAWA TIMUR

RATINA DEWI KHOSAIMAH (2023) TEKNIK PRODUKSI BENIH PARIA (Momordica charantia L.) DI PT BISI FARM KENCONG, KEDIRI, JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27568-200311100110-Ratina Dewi Khosaimah_200311100110_laporan pkl..pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27568-200311100110-Ratina Dewi Khosaimah_200311100110_laporan pkl..pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Paria (Momordica charantia L.) merupakan sayuran buah yang tidak asing
untuk masyarakat Indonesia. Dahulu, tanaman ini jarang diminati oleh kalangan
masyarakat karena rasanya yang pahit. Namun saat ini mulai diminati semenjak
munculnya hasil penelitian mengenai kandungan zat dan varietas-varietas baru
yang lebih unggul dari segi rasa dan penampilan. Hal ini menjadi potensi bagi
petani untuk dapat mengembangkan teknik budidaya tanaman paria sehingga
dapat menghasilkan tanaman yang baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
Kegiatan budidaya tanaman paria diawali dengan pembibitan, persiapan
lahan, penanaman, pemeliharaan, panen dan pasca panen. Penggunaan benih yang
baik dan sehat merupakan dasar bagi pertumbuhan tanaman agar dapat tumbuh
dan berkembang serta berproduksi secara optimum. Untuk tanaman paria,
kegiatan budidaya untuk tanaman yang dikonsumsi dan produksi benih berbeda.
Perbedaan tersebut terletak pada saat panen dan penanganan pasca panen; buah
yang dikonsumsi lebih baik dipanen saat bintil-bintil keriputnya masih rapat dan
galur-galurnya belum menyebar sedangkan buah untuk produksi benih dipanen
saat buah berwarna kuning, lunak dan bintil-bintilnya melebar.
Kebutuhan benih paria mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Tanaman paria setiap tahun membutuhkan sekitar 3 juta ton dengan nilai sekitar
Rp1 triliun. Data Ditjen Bina Produksi Tanaman Pangan menunjukkan produksi
benih berlabel (benih sebar dan benih berlabel merah jambu) pada tanaman paria
mengalami peningkatan dalam 5 tahun terakhir. Rata-rata peningkatan produksi
benih paria tiap tahunnya sebesar 1,28%. Dengan kebutuhan konsumen yang
meningkat maka produksi benih perlu diperbanyak dengan teknik budidaya yang
baik, sehingga akan menghasilkan benih bermutu yang memenuhi kebutuhan
konsumen (Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, 2012).
PT. BISI International Tbk merupakan perusahaan dalam negeri yang
bergerak di bidang pertanian khususnya sebagai produsen benih. Perusahaan ini telah berpengalaman sebagai produsen benih hibrida jagung, padi, dan
hortikultura (sayuran, buah-buahan, dan bunga). Melalui Departemen Riset dan
Pengembangan (R&D) dan Departemen Bioteknologi, BISI menggabungkan
konsep pemuliaan konvensional dengan bioteknologi untuk memastikan produk
benih yang dihasilkan benar-benar presisi, terutama dalam hal produktivitas,
ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta daya adaptasinya terhadap berbagai
macam kondisi lingkungan. Berdasarkan uraian di atas, penulis memilih PT. BISI
International Tbk untuk mengetahui teknologi produksi benih tanaman paria
sehingga dapat menghasilkan benih yang unggul.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
RATINA DEWI KHOSAIMAH
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords PARIA
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 03:14
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18391

Actions (login required)

View Item
View Item