TRUNOJOYO-KP-27565-200341100068-GEBBY TAMARA SUKMA#200341100068#ilmuKelautan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Udang vannamei atau yang biasa disebut dengan Litopenaeus Vannamei atau
udang kaki putih adalah salah satu udang yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi
dikarenakan dapat dibudidayakan secara mudah diIndonesia. Udang vannamei
sendiri memiliki keunggulan dalam hal memiliki nafsu pakan yang tinggi dan
memiliki keunggulan tahan terhadap serangan penyakit serta memiliki
pertumbuhan yang relatif lebih cepat di kualitas lingkungan yang buruk.
Keunggulan udang vannamei lainnya yaitu memiliki tingkat kelangsungan hidup
yang tinggi dan waktu pemeliharaan yang relatif lebih singkat yaitu sekitar 90-100
hari per siklus (Purnamasari et al., 2017). Keberhasilan produksi budidaya udang
vannamei salah satunya ditentukan oleh adanya parameter lingkungan yang
meliputi diantaranya adalah parameter fisika, kimia juga faktor lingkungan
(Carbajal-Hernández et al., 2013)
Kegiatan budidaya udang adalah salah satu kegiatan budidaya akuakultur
yang memiliki potensi untuk dikembangkan wi wilayah pesisir Indonesia. Kegiatan
budidaya udang sangat digemari oleh para petambak dikarenakan memiliki
keunggulan yang tepat untuk kegiatan budidaya. Keberhasilan budidaya udang
pada tambak ditentukan oleh adanya faktor lingkungan, inang dan juga sebaran
patogen (J. T. Ponce-Palafox et al., 2019). Budidaya udang secara intensif
memiliki ciri-ciri meliputi kualitas dan kuantitas udang, padat tebar tinggi dan juga
dengan cara penggunaan pakan dalam satu petakan tambak (Mustofa et al.,
2018).
Kegiatan budidaya udang diperlukan adanya monitoring laju pertumbuhan.
Pertumbuhan udang ditandai dengan naiknya berat badan udang dan juga
panjang badan udang. Laju pertumbuhan udang adalah berat harian rata-rata
dalam satu periode waktu tertentu untuk dapat mengetahui pertumbuhan udang.
Faktor-faktor yang mempengaruhi laju pertumbuhan udang antara lain adalah
managemen kualitas air dan managemen pakan. Managemen pakan memiliki
peran dalam meningkatkan kualitas dan pertumbuhan udang. Laju pertumbuhan
dipengaruhi oleh nutrisi yang tergantung di pakan udang. Kandungan pakan udang
diantaranya memiliki kandungan nutrisi, protein, karbohidrat dan bahan
imunostimulan lainnya (Darwantin Sidik, 2016)
Kegiatan budidaya dibagi menjadi tiga yaitu budidaya udang berteknologi
secara semi intensif, intensif dan tradisional. Kegiatan budidaya secara intensif didaerah Jawa Timur salah satunya ada diInstalasi Budidaya Air Payau
Probolinggo. Indikator keberhasilan udang dapat dilihat dari tingginya laju
pertumbuhan udang vannamei (litopenaues vannamei) ditambak intensif dengan
cara dilakukan monitoring secara berkala. Kegiatan monitoring laju pertumbuhan
udang ini penting dilakukan untuk memastikan tingkat keberhasilan size udang
yang diterima oleh pasar pada saat panen dilakukan. Hal inilah yang
melatarbelakangi Praktik Kerja Lapang Monitoring Laju Pertumbuhan Udang
Vannamei (Litopenaeus vannamei) Pada Tambak Intensif Di Instalasi Budidaya
Air Payau Probolinggo.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM GEBBY TAMARA SUKMA |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | UDANG VANNAMEI |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:14 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18386 |
