IMPLEMENTASI PUPUK ORGANIK CAIR PADA TANAMAN TEH (Camellia sinensis L.) MELALUI APLIKASI DAUN DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII KEBUN TEH WONOSARI, MALANG

NOVA AULIA RAHMADINA (2023) IMPLEMENTASI PUPUK ORGANIK CAIR PADA TANAMAN TEH (Camellia sinensis L.) MELALUI APLIKASI DAUN DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII KEBUN TEH WONOSARI, MALANG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27551-200311100082-Nova Aulia Rahmadina_200311100082_Laporan Pkl.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27551-200311100082-Nova Aulia Rahmadina_200311100082_Laporan Pkl.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang besar dengan lahan yang luas,
keanekaragaman hayati yang kaya dan kondisi iklim alam yang unggul. Kondisi
iklim Indonesia yang tropis angat mendukung bagi petani untuk bercocok tanam
karena adanya sinar matahari sepanjang tahun. Ditambah dengan struktur tanah
yang ada, memungkinkan bagi petani untuk menanam berbagai jenis tanaman. Teh
(Camellia sinensis) merupakan salah satu hasil pertanian yang tersebar luas dan
berkembang pesat di Indonesia. Luas areal perkebunan teh di Indonesia
pada tahun 2008 adalah 127.712 ha dengan produksi 153.971 ton dan total volume
ekspor teh Indonesia mencapai 96.209 ton dengan nilai ekspor US$ 158.958 juta
(Ditjenbun 2012).
Teh (Camellia sinensis L.) merupakan tanaman perkebunan yang dimanfaatkan
daunnya. Tanaman teh memiliki nilai ekonomi tinggi dimasyarakat sehingga
membantu pembangunan pertanian di Indonesia. Olahan produk teh banyak
dimanfaatkan masyarakat tidak hanya dinikmati dalam bentuk minuman melainkan
saat ini digunakan untuk pengobatan maupun kosmetika karena mengandung
antioksidan yang tinggi. Indonesia tidak hanya menjadi produsen teh melainkan
menjadi Negara lima pengekspor teh setelah Sri Lanka, Kenya, Cina dan India
(Anjarsari 2016).
Tanaman teh memenuhi kebutuhan anorganiknya dari asupan nutrisi berupa
pupuk. Nutrisi dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangan. Nutrisi
dibagi menjadi unsur hara makro dan unsur hara mikro. Unsur yang dibutuhkan
dalam jumlah banyak disebut makronutrien, yang meliputi unsur C, H, O, N, S, P,
K, Ca dan Mg, sedangkan unsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit disebut
mikronutrien, yang meliputi unsur Fe, B, Mn, Mo, Zn, Cu dan Cl. Jika kebutuhan
salah satu unsur tersebut tidak terpenuhi, maka proses metabolisme tumbuhan akan
terhambat sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan
tumbuhan (Salisbury dan Ross 1992).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
NOVA AULIA RAHMADINA
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords TEH
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 03:12
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18365

Actions (login required)

View Item
View Item