TRUNOJOYO-KP-27544-200341100030-Evita mey Dewi Cantika#200341100030#LaporanPKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Ikan merupakan salah satu komoditi perikanan yang banyak dibudidaya
oleh masyarakat Indonesia. Ikan memiliki keunggulan komparatif maupun
kompetitif sebagai bahan pangan sumber protein hewani. Konsumsi ikan di
Indonesia termasuk dalam taraf rendah. Dengan intervensi dari pemerintah
dan beberapa pihak terkait maka peningkatan angka konsumsi akan
tercapai. Upaya peningkatan konsumsi ikan akan berakibat baik pada
masyarakat, diantaranya tingkat kecerdasan masyarakat meningkat, sektor
perikanan semakin maju, nilai pendapatan meningkat bagi pihak yang
berkaitan dengan produk perikanan (Andrinal et al., 2021).
Beberapa jenis ikan yang banyak dikonsumsi di Indonesia adalah ikan
sarden (Sardinella sp), ikan layang, ikan makarel dan lain sebagainya. Ikan
tersebut termasuk dalam jenis ikan pelagis. Jenis ikan tersebut sering
dijumpai di perairan Indonesia. Ikan sarden dan ikan makarel biasa diolah
menjadi makanan kaleng yang akan didistribusikan, sedangkan ikan layang
biasa dijadikan produk berupa ikan asin, ikan pindang dan lain sebagainya.
Hasil tangkapan perikanan sebelum dijadikan produk akan disimpan
dalam bentuk beku supaya umur simpan lebih lama serta mutu ikan akan
terjaga. Pembekuan menjadikan pembusukan serta kerusakan dapat
terhambat sehingga ikan tahan lama. Pembekuan tidak dapat membunuh
bakteri yang ada pada ikan, namun hanya memperlambat pertumbuhan
saja. Bakteri yang terdapat pada ikan terdiri dari bateri patogen dan non patogen. Bakteri patogen akan menyebabkan gangguan kesehatan pada
manusia. Salah satu spesies bakteri patogen adalah Escherichia coli.
Bakteri E.coli merupakan jenis bakteri yang sering dibicarakan. Bakteri
E.coli termasuk dalam jenis bakteri gram negatif dimana dapat
menyebabka gangguan pada kesehatan. Bakteri E.coli merupakan
penyebab dari penyakit diare pada manusia. Ikan dengan jumlah bakteri
E.coli tinggi atau melebihi baku mutu akan memicu penyakit pada tubuh
manusia. Maka dari itu perlu dilaksanakan pengujian E.coli agar kualitas
ikan terjaga.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Evita Mey Dewi Cantika |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Escherichia coli |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:10 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18355 |
