TRUNOJOYO-KP-27517-200341100020-Maulida Surya Ningtyas#200341100020#Ilmu Kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Terumbu karang berperan kompleks dan sangat rentan pada ekosistem
laut. Peranan terumbu karang adalah sebagai makanan, tempat reproduksi,
habitat bagi organisme, dan terumbu karang juga memiliki nilai estetika yang
dapat dijadikan sebagai kawasan wisata. (Salim, 2012). Terumbu karang juga
bertindak sebagai penyuplai pantai berpasir dan penahan erosi pada pantai.
Berdasarkan sisi ekonomi dan fisik dan banyak berperan yang dalam
kehidupan ekosistem laut. Banyaknya manfaat dan peluang dari terumbu
karang ini juga berjalan seiring dengan meningkatnya tekanan manusia
terhadap terumbu karang. Kondisi terumbu karang di Indonesia menunjukkan
pada keadaan yang sangat baik sekitar 5%, keadaan baik 27,01%, keadaan
yang buruk 37,97% dan 30,02% memiliki keadaan sangat buruk. Pantai
dengan ekosistem terumbu Karang melimpah salah satunya adalah Pantai
Bangsring (Miftachul et al., 2018).
Pantai Bangsring menjadi contoh pantai dengan ekosistem terumbu karang
yang melimpah. Pantai Bangsring terletak di Pulau Jawa bagian timur di desa
Bangsring, Wongsorejo, Banyuwangi. Terletak sejauh 10km dari Pelabuhan
Ketapang sebelah utara dan 15km dari Taman Nasional Baluran sebelah
selatan. Garis Pantai Bangsring adalah 596meter dari garis lintang 8,049611°
dan bujur 114,430222° di utara hingga 8,054747° lintang utara dan
114,431086° bujur timur di bagian selatan (Asadi dan Andrimida, 2017).
Beragamnya stok ikan menjadi poin yang menarik untuk masyarakat yang
berkunjung. Ekosistem terumbu karang di pantai Bangsring ini memiliki kondisi
yang baik (Erwanto dan Masluha, 2019). Ekosistem ini menyediakan tempat
tinggal bagi berbagai jenis kehidupan laut. Ekosistem terumbu karang sangat
lekat dengan kehidupan masyarakat di sekitar Pantai Bangsring sehingga
kebanyakan berprofesi sebagai pencari ikan hias. (Kusuma et al., 2017).
Tingginya potensi sumber daya alam kawasan pantai Bangsring telah
membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui berbagai
pemanfaatannya.
Salah satu potensi Pantai bangsring adalah memiliki ekosistem terumbu
karang. Ekosistem terumbu karang Pantai Bangsring menyebabkan lokasi ini dijadikan sebagai tolak ukur kerja lapangan dimana keadaan Terumbu
Karangnya sudah membaik secara signifikan karena masyarakat sekitar turut
menjaga ekosistem tersebut. Karena hal tersebut, terumbu karang yang
dimiliki pantai bangsring menjadi kebanggan untuk Banyuwangi atau bahkan
daerah pesisir di Jawa Timur yang memiliki potensi terumbu karang yang baik
namun perlu bantuan untuk ditingkatkan. Praktik Kerja Lapang dengan topik
Persentase Tutupan Terumbu Karang dilakukan untuk lebih mengetahui serta
mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh. Data yang dihasilkan dari Praktik
Kerja Lapang ini dapat dijadikan sebagai acuan evaluasi untuk memantau
kondisi dan pertumbuhan terumbu karang.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MAULIDA SURYA NINGTYAS |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | TERUMBU KARANG |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 03:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18298 |
