IDENTIFIKASI Salmonella sp. PADA IKAN Sardinella lemuru MENGGUNAKAN METODE SNI ISO 6579:2015 DI LABORATORIUM PENGUJI BALAI KIPM SURABAYA II

AINNUN INNAYA (2023) IDENTIFIKASI Salmonella sp. PADA IKAN Sardinella lemuru MENGGUNAKAN METODE SNI ISO 6579:2015 DI LABORATORIUM PENGUJI BALAI KIPM SURABAYA II. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27511-200341100017-AINNUN INNAYA PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27511-200341100017-AINNUN INNAYA PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Ikan merupakan sumber pangan yang mengandung nutrisi yang baik,
ikan mengandung protein yang tinggi, asam amino esensial, vitaminan
berbagi mineral yang baik untuk kesehata tubuh. Potensi sumberdaya
perikanan Indonesia yang tinggi sangat mendukung, pada lahan seluas 54
juta hektar dengan potensi produksi 0,9 juta ton selama satu tahun. Hasil
tersebut dapat menjadikan sebuah peluang yang dapat digunakan untuk
pengembangan industri kelautan dan perikanan yang akan mendorong
pemulihan ekonomi (Mboto et al., 2014). Menurut Narumi et al., (2009)
untuk menciptakan nilai tambah potensi kelautan dan perikanan harus
dapat memasarkan produk baik dalam negeri maupun luar negeri.
Tantangan produk perikanan Indonesia dalam persaingan yaitu dari segi
kualitas, ketahanan, dan efesiensi produksi. Data tentang kasus penolakan
produk perikanan Indonesia tercatat sebesar 64% yang disebabkan oleh
bakteri patogen.
Pencemaran bakteri pada ikan dapat terjadi dari penangkapan,
pengolahan dan distribusi kepada konsumen, selain itu juga dapat melalui
gangguan pada keseimbangan dan interaksi dari organisme satu sama
lain. Menurut (Waluyo et al) 2018 FAO (Food and Agriculture
Organization) telah menentukan kriteria tentang kualitas dan keamanan
serta bertanggungjawab untuk memastikan komoditas produk perikanan
bebas dari bakteri patogen. Pencemaran pada makanan dan minuman
dapat menyebabkan perubahan makanan menjadi sumber terjadinya
suatu penyakit. Penyakit yang disebabkan oleh makanan yang
terkontaminasi disebut penyakit bawaan makanan (foodborn disease).
Menurut Todar (2005 bakteri yang dapat menyebabkan penyakit
pada manusia dengan mengkontaminasi ikan yaitu Salmonella sp.
Salmonella sp dapat menyebabkan dua masalah penyakit yaitu yang
pertama adalah salmonellosis atau tifus (thypoid) yang disebabkan oleh
bakteri yang masuk ke aliran darah dan gastroenteritis akut yang disebabkan oleh infeksi makanan. Salmonella sp dapat menginfeksi
manusia melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi selama
penyimpanan. Salmonellosis merupakan istilah yang mengacu pada
infeksi bakteri yang disebabkan oleh Salmonella sp. Penderita
salmonellosis ditandai dengan diare, mual, muntah, kram perut dan
demam 8 sampai 72 jam setelah makan makanan yang terkontaminasi
Salmonella (Martanda, 2019). Perlu upaya untuk mendeteksi dan
mengidentifikasi bakteri Salmonella sp pada ikan Sardinella lemuru .
Menurut Emda (2014) Laboratorium merupakan sebuah tempat yang
biasanya digunakan untuk penelitian, pengamatan serta pengujian ilmiah.
Laboratorium dilengkapi dengan peralatan dan bahan yang dibutuhkan
dalam penelitian. Laboratorium yang digunakan untuk pengendalian mutu
danpemeriksaan tentang kandungan penyakit, virus dan bakteri pada ikan
salah satunya adalah BKIPM Surabaya II. BKIPM Surabaya memiliki
berapa laboratorium salah satunya yaitu laboatorium mikrobiologi.
Laboratorium mikirobiologi digunakan untuk pmeriksaan bakteri yang
terkandung pada ikan seperti bakteri Salmonella sp.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
AINNUN INNAYA
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords Sardinella lemuru
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 02:57
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18283

Actions (login required)

View Item
View Item