TEKNIK PENGUKURAN INDIKATOR PERTUMBUHAN TUKIK PENYU LEKANG (Lepidochelys olivacea) PADA HABITAT SEMI-ALAMI DI PANTAI TAMAN KILI-KILI KABUPATEN TRENGGALEK

MUHAMMAD ADAM JAUHAR AL HASYIM (2023) TEKNIK PENGUKURAN INDIKATOR PERTUMBUHAN TUKIK PENYU LEKANG (Lepidochelys olivacea) PADA HABITAT SEMI-ALAMI DI PANTAI TAMAN KILI-KILI KABUPATEN TRENGGALEK. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27491-200341100094-Muhammad Adam jauhar al hasyim#200341100094#Ilmu Kelautan.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27491-200341100094-Muhammad Adam jauhar al hasyim#200341100094#Ilmu Kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Penyu merupakan hewan reptil laut prasejarah yang telah hidup sejak
jutaan tahun yang lalu, memiliki siklus hidup dari laut hingga ke darat serta mampu
bermigrasi dalam jarak jauh disepanjang Kawasan Samudra Hindia, Samudra
pasifik dan Asia Tenggara. Penyu melakukan migrasi dengan tujuan perkawinan,
mencari makanan, mencari habitat yang sesuai untuk kehidupan penyu serta
untuk bertelur (breeding ground) (Turnip et al., 2020). Indonesia memiliki enam
spesies penyu dari tujuh spesies penyu di dunia, yaitu penyu hijau (Chelonia
mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu belimbing (Dermochelys
coriaceae), penyu lekang (Lepidochelys olivaceae), penyu pipih (Natator
depressa) dan penyu tempayan (Garetta caretta). Keberadaan yang telah lama
terancam, baik oleh faktor alam maupun faktor kegiatan manusia yang
membahayakan populasi secara langsung maupun tidak langsung(Go’o et al.,
2021).
Banyaknya ancaman dan gangguan pada kelangsungan hidup penyu
terutama dari aktivitas manusia yang berupa perburuan daging penyu, pencurian
telur penyu, berubahnya ekosistem pantai yang disebabkan faktor alam
merupakan penyebab berkurangnya populasi penyu di alam. Menurut Ario et al,
(2016) Penyu merupakan salah satu hewan yang terdaftar dalam CITES
(Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and
Flora) atau Konvensi Perdagangan Internasional Tumbuhan dan Satwa Liar
Spesies Terancam yaitu perjanjian internasional antar negara yang disusun
berdasarkan resolusi sidang anggota World Conservation Union tahun 1963.
Penyu masuk dalam daftar merah IUCN (2008) dan dilindungi berdasarkan SK
Menteri Pertanian No. 716/Kpts/10/1980 dengan status proteksi dan berdasarkan
PP No. 7 tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa serta PP No.
8 tahun 1999 tentang pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar (Turnip et al.,
2020).
Salah satu cara untuk meminimalisir kepunahan spesies penyu adalah
dengan konservasi. Konservasi merupakan salah satu kegiatan yang diharapkan
dapat mencegah punahnya habitat penyu, mencegah adanya pemanfaatan penyu
demi kepentingan komersial seperti penjualan telur, daging, dan dapat menjadi
sarana edukasi kepada masyarakat secara luas tentang pentingnya konservasi
penyu demi menjaga habitat penyu di Indonesia agar tidak punah. Melalui konservasi tersebut dapat dilakukan kegiatan yang dapat meningkatkan laju
pertumbuhan penyu (Ario et al., 2016). Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
tukik penyu antara lain faktor keturunan, umur, parasite yang ada, jenis pakan
yang diberikan, kualitas perairan habitat penyu, serta ancaman dari hewan lain.
Laju pertumbuhan penyu diamati melalui pengukuran parameter Panjang
karapas,lebar karapas dan bobot tukik (Ario et al., 2016).
Pentingnya monitoring indikator pertumbuhan dari aspek hubungan
panjang dan berat dari tukik penyu lekang (Lepidochelys olivaceae) pada habitat
semi alami pada pantai taman kili-kili inilah yang melatar belakangi kegiatan PKL
ini dilakukan. Informasi kegiatan PKL ini dapat dilakukan sebagai acuan terkait
keberhasilan konservasi penyu yang dilakukan di Pantai taman Kili-kili Trenggalek

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MUHAMMAD ADAM JAUHAR AL HASYIM
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords PENYU LEKANG
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 02:53
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18251

Actions (login required)

View Item
View Item