HASIL TANGKAPAN IKAN PADA KAPAL YANG MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP PURSE SEINE DENGAN ALAT BANTU RUMPON DAN LAMPU DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) PASONGSONGAN

INDI AUNIKA ALHAMMAMI AKMALUDIN (2023) HASIL TANGKAPAN IKAN PADA KAPAL YANG MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP PURSE SEINE DENGAN ALAT BANTU RUMPON DAN LAMPU DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) PASONGSONGAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27489-200351100064-LAPORAN PKL_INDI AUNIKA ALHAMMAMI AKMALUDIN_200351100064_MSP.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27489-200351100064-LAPORAN PKL_INDI AUNIKA ALHAMMAMI AKMALUDIN_200351100064_MSP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Pasongsongan merupakan pelabuhan
yang menjadi tempat penjualan ikan bagi masyarakat sekitar Pasongsongan,
Kabupaten Sumenep. PPP Pasongsongan merupakan salah satu pelabuhan yang
termasuk pelabuhan perikanan pantai. Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) ini
terletak di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Jenis
alat tangkap yang digunakan oleh nelayan di sekitar Pasongsongan pada
umumnya adalah pukat cincin (purse seine). Pukat cincin merupakan salah satu
alat tangkap yang berupa jaring lingkar (surrounding net) dengan pemberat berupa
timah yang berbentuk cincin. Pukat cincin digunakan untuk menangkap ikan-ikan
pelagis kecil. Penangkapan menggunakan alat tangkap ini dilakukan dengan
menangkap ikan-ikan pelagis yang bergerombol (Picaulima, 2012). Penangkapan
dengan menggunakan pukat cincin dilakukan dengan alat bantu penangkapan
yaitu rumpon. Hasil tangkapan yang diperoleh oleh nelayan di Pasongsongan menggunakan alat tangkap pukat cincin ini tidak hanya ikan-ikan tertentu. Ikan-
ikan dengan berbagai jenis ukuran juga ikut tertangkap oleh nelayan. Jenis-jenis ikan yang ditangkap oleh nelayan di Pasongsongan diantaranya seperti ikan
layang, ikan tongkol, ikan kembung, dan lain-lain (Aisyaroh Zainuri, 2021).
Penangkapan ikan yang dilakukan nelayan Pasongsongan menggunakan alat
bantu rumpon sebagai daerah penangkapan. Rumpon yang digunakan oleh
nelayan Pasongsongan berupa rumpon laut dangkal yang masih terbuat dari
bambu. Rumpon yang ditetapkan setiap nelayan berbeda-beda dan bersifat
rahasia. Rumpon berfungsi sebagai tanda bahwa area tersebut sudah dimiliki oleh
nelayan. Hasil tangkapan yang diperoleh dengan menggunakan alat bantu rumpon
diantaranya seperti ikan layang, ikan tembang, ikan kembung, ikan selar, ikan
tongkol, ikan tenggiri, dan lain-lain. Penggunaan rumpon yang terbuat dari bambu
menghasilkan jumlah ikan yang lebih banyak. Penggunaan rumpon bambu juga
berdampak pada hasil tangkapan ikan. Jumlah dan keanekaragaman jenis ikan
lebih banyak yang tertangkap dengan menggunakan rumpon bambu (Simbolon et
al., 2011).
Penggunaan alat bantu lampu dengan area penangkapan diluar rumpon juga
dilakukan oleh nelayan di Pasongsongan. Penangkapan ikan dengan metode
tersebut disebut “oncoran” oleh masyarakat sekitar. Jenis-jenis ikan yang
ditangkap lebih beragam dibandingkan dengan jenis ikan yang ditangkap di dalam
rumpon. Penangkapan ikan dengan metode Oncoran pada umumnya dilakukan
pada bulan Mei sampai dengan bulan Juni. Alat tangkap yang digunakan sama
dengan penangkapan yang dilakukan di dalam rumpon yaitu pukat cincin (purse
seine).
Kegiatan melaut yang dilakukan oleh nelayan di Pasongsongan dengan alat
tangkap pukat cincin pada umumnya dilakukan pada malam hari. Target
penangkapan ikan oleh masyarakat Pasongsongan adalah ikan-ikan pelagis.
Penangkapan ikan yang dilakukan pada malam hari dilakukan karena pada malam hari angin berhembus dari arah daratan menuju laut. Faktor lainnya adalah ikan-
ikan pelagis pada umumnya bergerombol pada malam hari. Ikan pelagis

merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki sifat fototaksis positif.
Penangkapan ikan yang dilakukan pada malam hari disebabkan karena cahaya
buatan yang berasal dari lampu nelayan lebih menarik perhatian ikan. Ikan-ikan
pelagis akan naik ke permukaan air ketika matahari terbenam dan setelah
matahari terbenam. Ikan pelagis akan masuk ke dalam lapisan air yang lebih
dalam ketika matahari terbit (Sartimbul et al., 2017).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
INDI AUNIKA ALHAMMAMI AKMALUDIN
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords ALAT TANGKAP PURSE SEINE
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 02:52
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18247

Actions (login required)

View Item
View Item