TRUNOJOYO-KP-27484-200341100025-Akisha Suci Ashara_200341100025_Ilmu Kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Nusa Tengara Barat merupakan provinsi yang memiliki potensi tinggi
dalam bidang budidaya perikanan laut khususnya Pulau Lombok. Pulau Lombok
memiliki pantai yang indah, asri dengan kualitas air yang bagus. Kualitas perairan
laut di pulau ini sangat sesuai untuk digunakan sebagai tempat budidaya
perikanan laut salah satunya yaitu ikan bawal bintang (Trachinotus blochii).
Komoditas unggul dalam sektor budidaya perikanan laut yang mulai dikembang
saat ini adalah ikan bawal bintang.
Bawal bintang yang bernama latin Trachinotus blochii awal mulanya
dikembangkan di Balai Budidaya Laut Batam pada tahun 2007 untuk memenuhi
kebutuhan benih ikan bawal bintang dalam jumlah yang banyak (Wijaya et al.,
2018). Ikan ini telah menjadi komoditas unggulan dikalangan pasar domestik
maupun ekspor. Daging ikan bawal bintang mengandung omega 3 yang baik
untuk pertumbuhan tubuh sehingga sangat digemari oleh masyarakat dengan
harga yang relatif murah (Hakim et al., 2019). Produksi ikan bawal bintang pada
tahun 2015 mencapai nilai 2663 ton sekitar 140,16% dari target produksi 1900 ton
(KKP 2017) dan diprediksi akan mengalami peningkatan ditahun berikutnya.
Bawal bintang (Trachinotus blochii) menjadi salah satu jenis ikan laut
cukup mudah untuk dibudidayakan. Laju pertumbuhan ikan bawal yang cepat,
mudah, dan memiliki daya tahan tubuh kuat terhadap serangan penyakit telah
mencuri perhatian para pembudidaya untuk melakukan budidaya ikan laut bawal
bintang (Trachinotus blochii). Masa pertumbuhan ikan bawal bintang tergolong
pertumbuhan yang cepat yaitu sekitar 6 sampai 8 bulan. Tingginya permintaan
ikan bawal bintang dengan pertumbuhan yang mudah dan cepat menjadikan ikan
ini banyak dibudidayakan di beberapa balai perikanan di Indonesia.
Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok (BPBL) menjadi salah satu balai
yang memiliki budidaya komoditas ikan bawal bintang. Balai ini menjadi tempat
suplai benih ikan dan ikan bawal bintang yang siap konsumsi. Berkaitan dengan
nilai ekonomis ikan bawal bintang Trachinotuss blochii, penulis memilih Balai
Perikanan Budidaya Laut Lombok (BPBL) Sekotong Barat, Nusa Tenggara Barat
sebagai tempat praktik kerja lapang dalam kegiatan pemeliharaan induk ikan
bawal bintang (Trachinotus blochii).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AKISHA SUCI ASHARA |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | IKAN BAWAL |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 02:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18239 |
