TEKNIK PENGOLAHAN BENIH PADI (Oryza sativa L.) DI UPT PENGEMBANGAN BENIH PADI DAN PALAWIJA

ISTIZADATUL MAIMUNAH (2023) TEKNIK PENGOLAHAN BENIH PADI (Oryza sativa L.) DI UPT PENGEMBANGAN BENIH PADI DAN PALAWIJA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27480-200311100046-Istizadatul Maimunah_200311100046_Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27480-200311100046-Istizadatul Maimunah_200311100046_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14MB)

Abstract

UPT Balai Pengembangan benih padi dan palawija merupakan institusi
yang mempunyai kompetensi di bidang pangan dan palawija. UPT
Pengembangan Benih Padi dan Palawija merupakan Unit Pelaksana Teknis di
bawah naungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur
yang bertugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang pengelolaan,
penangkaran, pemasaran, pendistribusian, pengembangan benih padi dan
palawija, ketatausahaan dan pelayanan masyarakat. Salah satu komoditas
unggulan di UPT Pengembangan Benih Padi dan Palawija ialah padi. Benih
padi yang unggul akan terus dicari oleh petani karena selain untuk mendapatkan
kualitas yang tinggi, juga komoditas padi salah satu komoditas yang mayoritas
dibudidayakan di Indonesia.
Padi (Oryza sativa) merupakan komoditas tanaman pangan penghasil beras
yang memegang peranan penting dalam kehidupan dunia, karena beras
dijadikan sebagai makanan pokok bagi penduduk dunia terutama di Benua Asia
hingga saat ini khususnya Indonesia. Tanaman padi merupakan salah satu
tanaman budidaya yang sangat penting bagi umat manusia karena lebih dari
setengah penduduk dunia tergantung pada tanaman ini sebagai sumber bahan
pangan khususnya petani di Indonesia, yang mayotitas berbagai wilayah
membudidayakan padi. Saat ini, terdapat beberapa masalah dalam proses
budidaya tanaman padi seperti alih fungsi lahan, perubahan musim dan lain
sebagainya sehingga produksi padi semakin menurun dan menjadikan
pemerintah harus menimpor beras dalam pemenuhan bahan pangan. Penyediaan benih unggul merupakan salah satu factor yang dapat
menentukan keberhasilan dalam pengembangan pangan masa depan, sehingga
dengan adanya varietas yang unggul ini dapat menjadi penunjang untuk
meningkatkan produktivitas padi kembali. Dalam teknik budidaya produksi
padi untuk dijadikan benih dengan produksi padi untuk dijadikan konsumsi
sedikit berbeda dalam beberapa hal, perbedaannya terkait untuk produksi benih
memiliki tuntutan pengendalian mutu benih yang tinggi. Pada proses produksi
benih perlu diupayakan agar kemunduran genetis tidak terjadi dan benih yang
dihasilkan memiliki kemurnian yang tinggi, sehingga membutuhkan perawatan
yang intensif salah satunya dalam pengolahan benih. Pengolahan benih padi
tersebut meliputi dari proses panen, pasca panen hingga penyimpanan.
Syarat panen dalam produksi benih padi pada dasarnya sama dengan syarat
panen padi umumnya, seperti keserempakan pematangan gabah dengan ciri-ciri
malai sudah menguning, butiran benih telah keras, kadar air sekitar 18-25% dan
lain sebagainya (Abadi et al., 2022). Yang sedikit berbeda ialah dalam proses
pasca panennya, pakecing hingga penyimpanan benih padi karena menerapkan
pengendalian mutu untuk mencegah terjadinya kontaminasi benih dari luar dan
melindungi viabilitas benih.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
ISTIZADATUL MAIMUNAH
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords BENIH PADI
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 02:49
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18229

Actions (login required)

View Item
View Item