SEBARAN VERTIKAL SUHU DAN SALINITAS DI PERAIRAN SELAT SUMBA, LAUT SAWU, LAUT TIMOR DAN SELAT OMBAI

NUNING JAYANTI (2023) SEBARAN VERTIKAL SUHU DAN SALINITAS DI PERAIRAN SELAT SUMBA, LAUT SAWU, LAUT TIMOR DAN SELAT OMBAI. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27478-200341100091-NUNING JAYANTI#200341100091#ILMU KELAUTAN.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27478-200341100091-NUNING JAYANTI#200341100091#ILMU KELAUTAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Massa air yang melintasi Indonesia dari Samudera Pasifik bergerak keluar menuju
Samudera Hindia melintasi perairan terbuka pada Selat Ombai, Laut Timor, maupun Laut
Sawu. Pergerakan massa air inilah yang akan mempengaruhi perubahan kondisi suhu
maupun salinitas suatu perairan. Pada lapisan tercampur mempunyai nilai suhu yang
kurang lebih sama bahkan lebih tinggi dibandingkan pada lapisan lainnya. Hal ini
dipengaruhi oleh pergerakan arus. Arus memiliki pengaruh dalam mendistribusikan
sebaran vertikal massa air di suatu perairan. Suatu perairan memiliki karakteristik massa
air yang berbeda sesuai wilayah asalnya (Agustinus et al. 2022).
Suhu dan salinitas menjadi parameter penting dalam menentukan karakteristik
massa air suatu perairan (Saputra dan Lekalette 2016). Sebagai komponen utama massa air,
suhu dan salinitas memiliki peran penting dalam segala proses yang terjadi di dalam laut.
Baik itu proses pencampuran, penyebaran organisme maupun penentuan kadar oksigen
yang terlarut didalamnya (Kalangi et al. 2013). Penentuan sebaran massa air diperlukan
untuk mengetahui jenis massa air yang melewati serta menyusun komponen disuatu
perairan tersebut (Tanto et al. 2020).
Perairan Selat Sumba, Laut Sawu, Laut Timor menjadi Perairan yang berbatasan
lansung dengan Samudera Hindia. Perairan Selat Sumba, Laut Sawu serta Laut Timor ini
mendapat banyak pengaruh masukan air dari Samudera Pasifik dan menjadi pertemuan
massa air menuju Samudera Hindia. Karakteristik perairan ini dipengaruhi oleh aliran
massa air yang bergerak dari arah timur laut menuju barat daya Samudera Hindia. Lokasi
penelitian ini dipilih karena merupakan tempat pintu keluar Arus Lintas Indonesia atau
Arlindo (Tubalawony et al. 2012).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
NUNING JAYANTI
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords PERAIRAN
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 02:49
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18226

Actions (login required)

View Item
View Item