PENANGANAN PANEN DAN PASCAPANEN SAYUR KALE (Brassica oleracea var. acephala) DI P4S BUMIAJI SEJAHTERA, BATU, JAWA TIMUR

ANIK LISTIANA (2023) PENANGANAN PANEN DAN PASCAPANEN SAYUR KALE (Brassica oleracea var. acephala) DI P4S BUMIAJI SEJAHTERA, BATU, JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27472-200311100103-ANIK LISTIANA_200311100103_LAPORAN PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27472-200311100103-ANIK LISTIANA_200311100103_LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Komoditas pertanian seperti tanaman pangan dan hortikultura merupakan
komoditas yang sangat prospektif untuk dikembangan dengan melihat potensi
sumber daya alam, sumber daya manusia, ketersediaan teknologi dan potensi pasar
yang meningkat. Sayuran merupakan bahan pangan, tetapi bukan merupakan
makanan pokok melainkan hanya sebagai pelengkap atau penyeimbang. Meskipun
demikian sayuran tidak dapat diabaikan begitu saja karena adanya berbagai
kandungan gizi seperti vitamin, karbohidrat, dan mineral.
Kale (Brassica oleracea var. acephala) merupakan tanaman hortikultura
kelas dunia dengan nilai ekonomis tinggi yang memiliki bentuk seperti kubis atau
brokoli, bentuk daunnya sejati dan tidak memiliki kepala. Tingkat konsumsi
sayuran masyarakat Indonesia rata-rata 41,9 kg per kapita per tahun. Tingkat
konsumsi ini masih dibawah standar konsumsi yang diterapkan oleh Food and
Agriculture Organization (FAO) yairu sebesar 73 kg per kapita per tahun.
Diperkirakan tingkat konsumsi sayuran masyarakat Indonesia akan terus meningkat
seiring dengan adanya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan (Widyaputri et al.,
2021).
Kale memiliki berbagai kandungan seperti vitamin E, vitamin C, karetenoid
dan kaya akan antioksidan. Seiring dengan peningkatan akan kebutuhan gizi
permintaan sayur-sayuran khususnya kale juga meningkat. Kale termasuk sayur
musiman yang berumur pendek sekitar 40-50 hari setelah biji ditanam sehingga
memiliki potensi yang cukup besar untuk dibudidayakan (Utama et al., 2022).
Namun ada beberapa hal yang dapat menghambat produksi sayur kale salah satunya
yaitu penanganan panen dan pasca panen, karena pada umumnya daun kale
dikonsumsi segar. Oleh karena itu diperlukan penanganan daun kale yang dapat
mempertahankan kesegarannyam maka untuk mengatasi hal tersebut diperlukan
penanganan yang cermat.
P4S Bumiaji Sejahtera merupakan startup di bidang pertanian yang
mengusahakan berbagai tanaman hortkultura. Namun salah satu komoditas
unggulannya yaitu sayur kale (Brassica oleracea var. acephala) dengan
kemampuan memproduksi hingga memasarkan secara kontinyu. Dengan demikian memiliki konsep pengelolaan pertanian terpadu dengan membudidayakan berbagai
komoditas dalam satu lahan sehingga dapat menjaga ketahanan pangan nasional.
Selanjutnya dalam rangka untuk mendapatkan pengalaman-pengalaman
kontekstual lapangan yang akan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa secara
utuh khususnya metode panen dan pascapanen sayur kale, pada aktivitas magang
ini mengambil komoditi tanaman kale dan dilakukan di P4S Bumiaji Sejahtera.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
ANIK LISTIANA
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords SAYUR KALE
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 02:46
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18211

Actions (login required)

View Item
View Item