INVENTARISASI HAMA PADA TANAMAN TEH (Camellia sinensis L.) DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII WONOSARI MALANG

RATEH FEBIANI (2023) INVENTARISASI HAMA PADA TANAMAN TEH (Camellia sinensis L.) DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII WONOSARI MALANG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27467-200311100043-Rateh Febiani_200311100043_Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27467-200311100043-Rateh Febiani_200311100043_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

PT. Perkebunan Nusantara XII melakukan usaha dibidang agribisnis dan
industri dengan pemanfaatan sumberdaya perusahaan untuk menghasilkan barang
dan jasa yang bermutu tinggi serta berdaya saing untuk mendapatkan keuntungan
guna meningkatkan nilai perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip Good
Coporate Governance. Prinsip tersebut diantaranya adalah transparansi,
akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian dan kewajaran. PT. Perkebunan
Nusantara XII Kebun Wonosari Malang merupakan salah satu perusahaan yang
bergerak di bidang perkebunan dan pengelolahan teh di Jawa Timur. Jenis teh
yang di produksi di PT. Perkebunan Nusantara XII Wonosari adalah teh hitam
CTC yaitu diolah dengan teknik CTC (Crushing, Tearing, Curling) melalui proses
penerimaan pucuk, analisis potes, pelayuan, penggilingan, oksidasi enzimatis dan
sortasi (Nur, 2021).
Tanaman teh (Camellia sinensis L.) merupakan salah satu komoditas
perkebunan dari genus Camellia dan famili Theaceae. Tanaman teh memiliki
peranan penting di Indonesia sebagai salah satu penghasil devisa negara. Hal
tersebut didukung oleh perkebunan teh yang luas dengan hasil produksi yang
besar di Indonesia. Tanaman teh dalam pertumbuhannya membutuhkan
kelembaban yang cukup tinggi dan temperatur antara 13°C-29,3°C. Berdasarkan
pengolahannya, teh dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu teh hijau, teh oolong dan
teh hitam. Namun demikian, di Indonesia teh hitam menjadi jenis teh yang paling banyak di produksi, dimana Indonesia merupakan pengekspor teh hitam ke-5
terbesar di dunia (Budi, 2019). Tanaman teh memiliki potensi yang cukup besar.
Namun demikian, penurunan produktivitas terjadi akibat teknik budidaya yang
tidak tepat, iklim yang kurang sesuai, dan serangan OPT (Organisme Pengganggu
Tanaman). Faktor-faktor penurunan produktivitas tersebut akan mempengaruhi
kualitas, kuantitas serta rendah nya harga teh jika penanganannya tidak tepat.
Salah satu faktor penyebab rendahnya produksi teh di Indonesia adalah serangan
OPT yang diantaranya yaitu hama. Hama yang menyerang pertanaman teh dibagi
dalam beberapa kelompok, yaitu kelompok hama yang menyerang daun seperti
ulat jengkal, ulat penggulung daun, ulat penggulung pucuk, ulat api, tungau
jingga, dan kepik penghisap daun. Kelompok hama yang menyerang batang dan
ranting teh yaitu kumbang bubuk dan penggerek batang. Kemudian kelompok
hama yang menyerang biji teh yaitu kepik biji (Deni, 2021).
Mengingat kebutuhan pasar yang semakin meningkat namun jumlah produksi
tanaman teh belum terpenuhi akibat beberapa faktor penurunan produksi tersebut
yang mana salah satu faktor terbesar penurunannya diakibatkan oleh adanya OPT.
Maka perlu upaya untuk mengendalikan keberadaan OPT dengan penggunaan
bahan aktif pada insektisida yang mengandung racun kontak dan racun perut yang
ditujukan untuk mengendalikan hama utama pada tanaman teh.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
RATEH FEBIANI
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords TEH
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 02:44
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18201

Actions (login required)

View Item
View Item