SANITASI INDUSTRI PADA PENGOLAHAN JAMU DI PT FIRDAUS KURNIA INDAH BANGKALAN

PRAJNA PARAMITA SANTOSO (2023) SANITASI INDUSTRI PADA PENGOLAHAN JAMU DI PT FIRDAUS KURNIA INDAH BANGKALAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27462-200331100083-PRAJNA PARAMITA SANTOSO_200331100083_LAPORAN PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27462-200331100083-PRAJNA PARAMITA SANTOSO_200331100083_LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (992kB)

Abstract

Jamu merupakan minuman kesehatan tradisional yang dilestarikan oleh
masyarakat hingga saat ini. Jamu merupakan herbal berasal dari Indonesia yang
diracik dan dihidangkan dalam bentuk minuman. Jamu diolah dari bahan-bahan
alami berupa bagian tumbuhan seperti rimpang atau akar, daun-daunan, kulit
batang, serta buah. Secara umum, jamu dianggap tidak beracun dan tidak
menimbulkan efek samping (Tuldjanah, 2022). Jamu memiliki manfaat yang
berkhasiat bagi tubuh dan dapat digunakan untuk mencegah penyakit sehingga
minuman kesehatan tradisional ini masih dikonsumsi oleh sebagian besar
masyarakat. Jamu mungkin dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperkuat
sistem imun tubuh seseorang. Meskipun sudah banyak obat-obatan modern, jamu
masih sangat populer di daerah pedesaan maupun perkotaan. Terutama disaat
saat seperti ini, dimana belum ditemukannya obat untuk suatu penyakit,
masyarakat akan kembali menggunakan tumbuhan sebagai alternatif pengobatan
dengan manfaatnya yang beragam (Satriyati et al., 2020).
Produksi jamu berkaitan erat dengan sanitasi. Sanitasi adalah perilaku
disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah manusia
bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya lainnya
dengan harapan usaha ini akan menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia
(Sa’ban et al., 2020). Sanitasi dan hygiene merupakan cara menjaga kesehatan
diri serta lingkungan dalam proses pengolahan makanan atau minuman seperti
penggunaan alat dan bahan yang baik. Hygiene dan sanitasi juga dapat diartikan
upaya untuk mengendalikan faktor makanan, orang, tempat dan perlengkapannya
yang dapat menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan (Rahmawati et al.,
2018). Hygiene adalah suatu pencegahan penyakit yang menitikberatkan pada
usaha kesehatan perseorangan atau manusia beserta lingkungan tempat orang
tersebut berada sedangkan sanitasi adalah suatu usaha pencegahan penyakit
yang menitikberatkan kegiatan pada usaha kesehatan lingkungan hidup manusia.
Sanitasi dan hygiene berperan dalam menjamin kesehatan dan keamanan
makanan atau minuman dan meningkatkan kualitas kebersihan (Sembiring, 2019).
PT Firdaus Kurnia Indah merupakan salah satu perusahaan yang
memproduksi jamu tradisional. Praktik Kerja Lapang yang dilaksanakan di PT.
Firdaus Kurnia Indah ini dilakukan untuk mengetahui pentingnya penerapan
sanitasi pada proses pengolahan jamu. Penerapan sanitasi tersebut meliputi sanitasi bahan baku, sanitasi peralatan, sanitasi pekerja, sanitasi bangunan, dan
lingkungan. Sanitasi pada lingkungan industri sangat penting untuk diterapkan
supaya menghasilkan produk yang berkualitas dan aman.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
PRAJNA PARAMITA SANTOSO
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords JAMU
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 02:44
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18193

Actions (login required)

View Item
View Item