TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17958-140111100340_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (34kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17958-140111100340_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (644kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17958-140111100340_CHAPTER_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17958-140111100340_CHAPTER_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17958-140111100340_CHAPTER_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (209kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17958-140111100340_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (79kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17958-140111100340_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (103kB)
Abstract
BSTRAK
Saat ini PT. Pegadaian hanya membuat perjanjian jaminan dengan akta dibawah tangan yang
sebatas diwaarmerking oleh Notaris. Padahal menurut Pasal 5 ayat (1) UU Jaminan Fidusia,
pembuatan akta jaminan fidusia wajib dibuat dengan akta notaris secara notariil artinya dibuat di
hadapan notaris menggunakan bahasa Indonesia. Berkaitan dengan itu, perlu dilakukan penelitian
tentang apakah kedudukan akta perjanjian jaminan fidusia yang diwaarmerking itu sama dengan
akta perjanjian jaminan notariil dan apakah akta jaminan fidusia yang diwaarmerking itu dapat
didaftarkan untuk memperoleh sertifikat jaminan fidusia.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian hukum normatif dengan bahan penelitian terdiri dari
bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, menggunakan metode pendekatan perundang-undangan
(statue approach), serta analisis bahan hukum menggunakan analisis preskriptif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Kedudukan akta perjanjian jaminan yang
diwaarmerking berbeda dengan akta notariil karena kedudukannya tetap sebagai akta dibawah
tangan. Perjanjian jaminan fidusia yang dibuat dalam akta dibawah tangan yang diwaarmerking
atau sebatas register dibuku khusus yang dimiliki Notaris tidak dapat dijadikan dasar pendaftaran
guna memperoleh sertifikat jaminan fidusia. Akibat hukum dari tidak didaftarkannya akta perjanjian
jaminan fidusia dibawah tangan yang diwaarmerking, yakni kreditur tidak mempunyai kedudukan
preferen dan tidak mempunyai hak parate eksekusi.
Kata Kunci : Akta dibawah tangan, Jaminan Fidusia, Waarmerking
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NURMANDA ANGGA KUSUMAH |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Akta dibawah tangan, Jaminan Fidusia, Waarmerking |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 02:44 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18187 |
