IDENTIFIKASI HAMA, KEGIATAN PANEN, DAN PASCA PANEN JAMBU KRISTAL (Psidium guajava L.) Di P4S BUMIAJI SEJAHTERA

MOHAMAD AGUNG CAHYONO (2023) IDENTIFIKASI HAMA, KEGIATAN PANEN, DAN PASCA PANEN JAMBU KRISTAL (Psidium guajava L.) Di P4S BUMIAJI SEJAHTERA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27456-200311100123-Mohamad Agung Cahyono_200311100123_Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27456-200311100123-Mohamad Agung Cahyono_200311100123_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Menurut Rustani dan Susanto (2019), jambu Kristal (Psedium
guajava) meruakan buah-buhan yang termasuk sebagai produk tanaman
hortikultura, jambu kristal memiliki peran penting dan manfaat yang baik
bagi kesehatan tubuh. Setiap bagian tanaman jambu dapat dimanfaatkan,
seperti daun jambu Kristal yang dimanfaatkan sebagai obat untuk mengatasi
diare, disentri, gastroenteritis, muntah, dan pendaraahan pada gusi.
Kandungan padaa buah jambu Kristal yang utama adalah vitamin C yang
lebih tinggi 4 kali lipat dari buah jeruk.
Buah jambu Kristal memiliki peminat yang tinggi di Indonesia, hal
tersebut dapat diketahui dari permintaan konsumen seiring dengan
pertumbuhan penduduk. Pada tahun 2013 di Kota Bogor diketahui total
permintaan jambu kristal dengan rata-rata peningkatan sebesar 1089.98% .
Akan tetapi, kualitas jambu Kristal yang beredar di pasaran memiliki
kualitas yang tidak konsisten atau kualitas yang kurang baik, seperti
penampilan buah yang tidak mulus, scaabs (kudis), ukuran buah,
kematangan buah, luka tergores, dan tekstur buah yang rusak akibat
benturan (Romalasari et al., 2017).
Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2013, mencatat produksi jambu
biji mengalami perubahan yang fluktuatif pada setiap tahunnya. Tahun 2010
hingga tahun 2011 produksi jambu biji mengalami peningkatan dari
204.555 ton menjadi 211.836 ton, sedangkan pada tahun 2012 produksi
jambu Kristal mengalami penururnan dari tahun sebelumnnya menjadi
208.151 ton. Penurunan produksi dan mutu buah jambu Kristal disebabkan
adanya serangan hama atau organisme pengganggu tanaman.
Faktor lain penentu mutu buah jambu Kristal yaitu kegiatan panen
dan pasca panen merupakan salah satu factor penentu dari kualitas buah
jambu Kristal, selain itu terdapat factor lain yang memiliki peranan sangat
penting yaitu pemasaran. Pemasaran adalah kegiatan bisnis yang memiliki
perencanaan, penentuan harga, mempromosikan, serta menyalurkan barang kepada konsumen. Pada kegiatan pemasaran sangat dipengaruhi
oleh jarak antara produsen dan konsumen, semakin jauh jaringan pemasaran
maka resiko yang dihadapi akan semakin tinggi yang akan menyebabkan
kenakian biaya atau kerugian (Nurpajar et al., 2019).
Sifat dari produk hortikultura seperti buah jambu Kristal adalah hasil
pertanian yan dimanfaatkan dengan kondisi segra, selain itu produk
hortikultura juga rentan terhadap kerusakan dan untuk mempertahankan
mutu dari buah jambu Kristal memerlukan teknik panen dan penanagan
pasca panen, serta pemasaran yang tepat. Sebgai upaya memperoleh
pengalaman di lapangan untuk meningkatkan kompetensi dan menambah
pengetahuan mahasiswa khususnya kegiatan panen, pasca panen, dan
pemasaran, kegiatan Praktik Kerja Lapangan ini dilaksanaakan di P4S
Bumiajai Sejahtera dengan komoditas jambu Kristal.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MOHAMAD AGUNG CAHYONO
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords JAMBU KRISTAL
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 02:42
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18184

Actions (login required)

View Item
View Item