TRUNOJOYO-KP-27452-200321100003-200321100003_Agribisnis.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Agribisnis peternakan atau yang dikenal dengan nama lain Cattle Raising,
umumnya diketahui mulai berkembang di Indonesia pada tahun 1980-an (Rahim
& Hastuti, 2005). Agribisnis peternakan adalah sistem dari tata kelola ternak
secara terpadu serta menyeluruh yang mencakup kegiatan agribisnis berupa
penyaluran (distribusi) sarana produksi ternak, kegiatan usaha produksi
(budidaya), penyimpanan serta pengolahan (agroindustri), juga pemasaran
produk peternakan yang diketahui didukung oleh lembaga penunjang antara lain
dari pihak pemerintahan maupun perbankan.
Sektor peternakan merupakan salah satu sektor yang harus dikembangkan
di Indonesia. Oleh karenanya, keberlanjutan sektor tersebut menjadi tonggak
dalam pengelolaan sumber daya. Keberlanjutan usaha diharapkan mampu
meningkatkan daya saing produk hasil peternakan di dalam maupun luar negeri
sehingga memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat. Mata rantai
sistem manajemen agribisnis peternakan, meliputi subsistem input (pengadaan
sapronak), subsistem proses produksi (budidaya), subsistem output
(Pengolahan/agroindustri dan pemasaran), dan subsistem jasa penunjang
(supporting institution), serta manajemen.
Komoditas yang dapat dikembangkan dalam agribisnis peternakan sangat
beragam seperti agribisnis peternakan sapi potong. Sapi potong memiliki
prospek cerah bagi peternakan Indonesia, terlihat dari komsumsi daging pada
tahun 2018 sebesar 662.540 mengalami peningkatan sebesar 686.270 ton di
tahun berikutnya (Haloho, 2020). Hal ini menunjukan bahwa agribisnis sapi
potong mempunyai peranan penting untuk memenuhi kebutuhan komsumsi
utamanya kandungan protein masyarakat indonesia. Kebutuhan daging sapi dari
tahun ke tahun terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk
serta kesadaran masyarakat akan kebutuhan Protein dalam tubuh.
Peningkatan permintaan konsumsi daging sapi yang meningkat sebagai
akibat dari pertumbuhan ekonomi dan penduduk yang menjadikan komsumsi
daging sapi bukan hanya sekedar pemenuhan kebutuhan protein hewani saja.
Dewasa ini komsumsi daging sapi menjadi gaya hidup masyarakat dengan
adanya berbagai macam kuliner dari beberapa negara seperti kebab, daging
wagyu, dan steak. Permintaan daging sapi untuk komsumsi yang terus meningkat tidak dimbangi dengan peningkatan produksi daging sapi. Hal ini
sesuai dengan Data Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan
Tahun 2019, menunjukkan bahwa rata rata konsumsi rumah tangga perkapita
perminggu pada 2020 tidak berubah dibandingkan 2019, sedangkan produksi
daging sapi pada 2020 turun 10,18% dibandingkan 2019. Produksi daging sapi
tahun 2018 sebesar 486.320, Tahun 2019 sebesar 496.302 Ton sehingga terjadi
import daging tahun 2018 sebesar 160.700 dan tahun 2019 sebesar 287.976 Ton
(Haloho, 2020).
Selama ini Bumi Peternakan Wahyu Utama (BPWU) merupakan salah satu
peternakan pemeliharaan sapi potong dengan populasi sapi yang memiliki
kapasitas kandang mencapai 1.500 ekor namun saat ini hanya terisi 150 ekor
sapi. Unit usaha BPWU meliputi penggemukan sapi potong feedlot dan hasil
olahan daging (Pangesti, 2018). Bumi Peternakan Wahyu Utama (BPWU)
terletak di Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Bumi
Peternakan ini berdiri sejak tahun 2003 hingga sekarang. Jenis usaha atau
kegiatan yang dilakukan ialah berupa agribisnis sapi potong modern dengan
budidaya sapi potong dari hulu hingga hilir serta adanya sektor penunjang.
Tujuannya diterapkannya sistem agribisnis ini yaitu untuk meningkatkan
produtivitas sapi pedaging yang nantinya dihasilkan. Pemilihan BPWU sebagai
tempat Praktik Kerja Lapang (PKL) dirasa sangat relevan karena dapat
direplikasi dalam kegiatan wirausaha agribisnis. Harapannya dengan melakukan
Praktik Kerja Lapang (PKL) ini dapat meningkatkan pengetahuan, potensi, sikap,
keterampilan dan wawasan dalam kerja maupun wirausaha.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Ririn Kusmawati; Indra Bachtiar; Arsadi Nur Malik |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | SAPI POTONG |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 02:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18175 |
