ROUTE SHEET DAN MPPC (MULTI PRODUCT PROCESS CHART) PENGOLAHAN TEH DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA XII KEBUN TEH WONOSARI MALANG

NERISA DIAN ARIANI (2023) ROUTE SHEET DAN MPPC (MULTI PRODUCT PROCESS CHART) PENGOLAHAN TEH DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA XII KEBUN TEH WONOSARI MALANG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27445-200331100073-Nerisa Dian Ariani_200331100073_Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27445-200331100073-Nerisa Dian Ariani_200331100073_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Teknologi pengolahan yang digunakan oleh perusahaan untuk
menghasilkan berbagai macam produk akhir terdapat perkembangan yang
sangat pesat. Proses produksi dapat dilakukan secara cepat, sehingga dalam
satu kali proses, dapat menghasilkan produk hingga ribuan. Jenis bahan baku
yang digunakan dapat menghasilkan berbagai macam produk akhir yang dapat
memudahkan bagi kita untuk mengkonsumsinya, serta dapat memilih sesuai
dengan selera konsumen. Contoh produk akhir dari jenis bahan baku teh yaitu

teh kering, teh celup, teh dalam kemasan dan masih banyak lagi macam-
macam produk akhir yang dihasilkan. Teh (Camellia Sinensis) merupakan

bahan baku untuk pembuatan minuman yang terkenal dan sering dikonsumsi
oleh masyarakat setiap hari. Teh memiliki kandungan antioksidan yang baik
bagi kesehatan, beberapa diantaranya yaitu dapat mencegah radikal bebas,
pencegahan obesitas, dan dalam beberapa penelitian teh juga mampu untu
mencegah hipertensi (Akbar et al., 2022).
Komoditas teh adalah salah satu komoditas hasil pertanian yang
mempunyai peran penting didalam perekonomian bagi negara Indonesia, hal ini
dikarenakan Indonesia merupakan produsen teh terbesar di dunia setelah Cina,
India, Kenya, Sri Lanka, Turki dan Vietnam (Andriyani et al., 2022). Menurut
Data BPS (2021), jumlah produksi teh di Indonesia pada tahun 2021 lalu yaitu
sebesar 94,1 ton. Jumlah produksi tersebut mengalami peningkatan yang
sangat pesat daripada tahun 2020 yang hanya mendapatkan 78,2 ton pada
satu tahunnya. Komoditas teh juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan dapat
terbukti dengan adanya peningkatan jumlah devisa negara. Oleh karena itu,
tanaman teh banyak dibudidayakan di Indonesia yang dapat dijumpai di daerah
pegunungan.
Salah satu perusahaan yang mengolah teh di Indonesia yaitu PT.
Perkebunan Nusantara XII. PT. Perkebunan Nusantara XII merupakan badan
usaha milik negara dengan produksi utama yang dihasilkan pada perusahaan
ini adalah teh hitam. Selain menghasilkan produk olahan teh, perusahaan ini
juga terdapat perkebunan sebagai tanaman penghasil bahan baku yaitu teh itu
sendiri. Proses produksi the tersebut dilengkapi dengan mesin-mesin dan
peralatan yang tidak sedikit jumlahnya. Penggunaan alat dan mesin tersebut dapat berpengaruh terhadap
produk yang dihasilkan. Oleh karena itu, dalam proses produksi perlu adanya
aliran atau urutan kerja supaya terhindar dari adanya penumpukan bahan baku
diantara stasiun kerja satu dengan yang lainnya. Salah satu cara untuk
mengetahui banyaknya jumlah komponen dan mesin yang diproduksi dengan
aliran kerja adalah dengan menggunakan routing sheet dan MPPC (Multi
Product Process Chart). Aliran kerja yang disusun menggunakan routing sheet
dan MPPC terlebih dahulu disesun menggunakan peta proses operasi untuk
menggambarkan urutan kerja yang sistematis mulai dari penerimaan bahan
baku hingga bahan jadi (Oktarianingrum dan Purwaningsih, 2019).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
NERISA DIAN ARIANI
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords TEH
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 02:38
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18160

Actions (login required)

View Item
View Item