ANALISIS TEKNOLOGI PENGEMASAN TEH HITAM (Camelia sinensis) DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII WONOSARI MALANG

ILHAM DWI APRIYAN (2023) ANALISIS TEKNOLOGI PENGEMASAN TEH HITAM (Camelia sinensis) DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII WONOSARI MALANG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27438-200331100022-Ilham Dwi Apriyan_200331100022_Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27438-200331100022-Ilham Dwi Apriyan_200331100022_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Teh (Camelia sinensis L.) merupakan salah satu komoditas agroindustri
yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. Produksi tanaman
teh pada sektor agroindustri juga dapat meningkatkan perekonomian yang
manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Tanaman teh mulai dari
awal budidaya, hingga pengolahannya menjadi end product membutuhkan
banyak tenaga manusia. Industri teh yang dikembangkan dan dikelola dengan
baik tentu akan menyerap banyak tenaga kerja, hal ini dapat memberikan
manfaat yang lebih besar, menurunkan tingkat pengangguran dan kesenjangan
sosial. Areal perkebunan teh aktif di Indonesia sendiri seluas 112.053 Ha, hal
tersebut merupakan potensi besar yang harus dimanfaatkan guna membuka
lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat (Sriwijayanti et al., 2021).
Pengembangan dan perbaikan terus menerus pada semua lini produksi,
merupakan hal yang wajib dilakukan agar kualitas produk tetap terjaga. Salah
satu lini produksi yang cukup penting adalah pengemasan. Pengemasan
merupakan kegiatan mengemas produk dalam material tertentu, yang bersifat melindungi produk dan mempertahankan mutunya agar tidak menurun secara
signifikan. Pengemasan pada dasarnya memiliki fungsi utama sebagai
perlindungan produk, baik dari kerusakan secara fisik, kimiawi, maupun biologi.
Pengemasan yang baik bahkan dapat memperpanjang umur simpan produk,
apabila prinsip-prinsip dan konsep pengemasan dijalankan dengan benar. Hal
tersebut pada dasarnya diperlukan agar tidak terjadi deformasi (perubahan)
terhadap produk baik dari segi rasa, warna, aroma, dan fisik (Suardana et al.,
2019). Kemasan memiliki tujuan dan manfaat untuk melindungi produk dari
potensi kerusakan, selain itu kemasan juga memberikan jaminan atau garansi
pada konsumen bahwa produk yang akan di konsumsi layak dan aman karena
terlindungi selama proses distribusi. Selain fungsi utama tersebut, seiring dengan
berkembangnya teknologi dan industri fungsi kemasan diperluas cakupannya
yaitu sebagai faktor pemikat daya tarik konsumen, serta informasi mengenai
spesifikasi produk, komposisi, tanggal kadaluwarsa, alamat produsen, hingga
perizinan dan administrasi lainnya. Perluasan fungsi kemasan tersebut berkaitan
dengan desain kemasan dan pelabelan, yang pada era sekarang telah merubah
fungsi kemasan tidak hanya sebagai pelindung produk. Kemasan juga berfungsi
dalam faktor diluar perlindungan seperti ekonomi, pemasaran, komunikasi,
ergonomi, hingga estetika (Muhtar dan Nurif, 2015).
PT Perkebunan Nusantara XII Wonosari Malang merupakan
perusahaan dibawah kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang
bergerak di sektor agroindustri tepatnya memproduksi teh hitam melalui sistem
pengolahan CTC (Crushing, Tearing, Curling). PT Perkebunan Nusantara XII
Wonosari Malang hanya memproduksi dan menyiapkan teh hitam untuk
dipasarkan dan diekspor keluar negeri. Sedangkan penjualan dan pemasarannya
dilakukan oleh kantor direksi PT Perkebunan Nusantara XII Surabaya. mutu teh
yang dihasilkan oleh PT Perkebunan Nusantara XII Wonosari Malang ini dijaga
dan benar-benar diperhatikan, terdapat SOP (Standard Operating Procedure)
dalam setiap proses dan lini produksi untuk menjaga mutu teh tetap baik. Salah
satu proses atau lini produksi yang cukup kritis adalah pengemasan.
Pengemasan menjadi penting, karena pada proses ini menentukan produk teh
yang dihasilkan setelah pengolahan apakah tetap terjaga mutunya atau justru
menurun. Selain itu produk teh yang akan diekspor juga harus memenuhi
kualifikasi yang disyaratkan, mengingat keamanan dan perlindungan konsumen
merupakan hal yang sangat penting. Pengemasan menjadi salah satu faktor yang cukup penting untuk perlindungan kualitas produk, hal ini akan membawa
pengaruh pada keamanan dan perlindungan konsumen, yang mana apabila
pengemasan berjalan baik pemenuhan keamanan dan perlindungan konsumen
juga akan terwujud. Topik pegemasan ini kurang begitu diperhatikan oleh
sebagian besar mahasiswa agroindustri, dan dianggap sebagai salah satu
pelengkap proses produksi saja. Padahal sebagai seorang mahasiswa
agroindustri kita seharusnya paham pengemasan menjadi salah satu poin kunci,
suatu produk tetap terjaga mutunya atau tidak. Oleh karena begitu pentingnya
pengemasan dalam keseluruhan upaya perlindungan produk, topik pengemasan
produk teh hitam di PT Perkebunan Nusantara XII Wonosari Malang merupakan
topik yang menarik dan sangat esensial untuk diulas dan dibahas pada laporan
ini.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
ILHAM DWI APRIYAN
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords TEH HITAM
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 02:37
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18149

Actions (login required)

View Item
View Item