TRUNOJOYO-KP-27420-200311100117-Rizka Umami_200311100117_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Tanaman hias (ornamental plant) merupakan tanaman yang dianggap cantik
dan unik yang dapat memberikan kesan estetik bagi orang yang melihatnya
(Damayanti & Susanti, 2021). Tanaman hias dikelompokkan menjadi 2 jenis,
yakni tanaman hias bunga dan tanaman hias daun. Tanaman hias daun memiliki
bentuk dan warna daun yang unik. Sedangkan tanaman hias bunga terletak pada
bentuk, warna dan aroma bunganya. Tanaman hias bunga meliputi anggrek,
mawar, krisan dan asoka. Tanaman aglonema, monstera, suplir dan
philodendron termasuk jenis tanaman hias daun, selain dari bagian bunga dan
daun, ada pula tanaman hias yang memiliki keindahan dan estetika pada seluruh
tubuh tanamannya (Simbolon et al., 2021).
Anggrek termasuk dalam satu jenis tanaman bunga yang terkenal dengan
keindahan dan bentuk bunga yang sangat khas (Heriansyah et al., 2020).
Anggrek merupakan famili terbesar yang menempati 7-10% tumbuhan berbunga
yang ada di Dunia. Indonesia merupakan Negara tropis dan memiliki kondisi
lingkungan yang memenuhi syarat tumbuh tanaman anggrek. Indonesia
merupakan Negara yang menyimpan kekayaan plasma nutfah anggrek paling
besar di Dunia. Dari sekitar 26.000 spesies, Indonesia memiliki sekitar 6.000
spesies tanaman anggrek dunia (Rimba et al., 2018).
Beberapa Persilangan antar genus pada Cattleya adalah dengan genus
Brassavola, Laelia, dan Cattleya. Salah satu hasil persilangannya yaitu genus
Brassocattleya (Bassavola x Cattleya) yang termasuk intergeneric hybrid dari
aliansi Cattleya yang banyak disukai. Barrocattleya Deesse (Bc.Ferrieres x C.
Lamartine) merupakan anggrek persilangan yang paling sering digunakan
sebagai indukan persilangan, salah satu hasil persilangan dari Bc Deesse yang
indah adalah Bc. Mount Anderson (C. Bow Bells x Bc. Deesse).
Cattleya merupakan salah satu genus anggrek yang banyak
dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Cattleya terkenal sebagai
“ratu anggrek” karena memiliki ukuran bunga yang besar. Bunga Cattleya
berpenampilan menarik dan memiliki warna yang beragam, mulai dari ungu,
merah tua, putih, kuning dan hijau. Saat mekar, bunga biasanya mengeluarkan
bau yang harum. Tanaman anggrek Cattleya sp. memiliki jenis, variasi bentuk,
warna, dan karakter bunga yang sangat indah dan unik (Ningsih et al., 2022). Repotting adalah salah satu kegiatan pemeliharaan tanaman dengan
pemindahan tanaman yang tidak berkembang lagi dari pot-pot atau polybag yang
lebih kecil (semula) ke pot-pot yang berukuran lebih besar (baru). Repotting juga
bertujuan untuk memperkaya lagi unsur hara yang dibutuhkan tanaman melalui
penggantian media yang baru karena unsur hara pada media tanam yang lama
sudah mulai menipis dan memisahkan anakan karena sudah penuh (Rimba et
al., 2018).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RIZKA UMAMI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | ANGGREK CATTLEYA |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 02:28 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18107 |
