TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36845-Abstract.pdf
Download (35kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36845-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36845-Chapter1.pdf
Download (183kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36845-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (319kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36845-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36845-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (298kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36845-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (817kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36845-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (44kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36845-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (174kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36845-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (217kB)
Abstract
Indah Rinaningtyas. 210531100060. Ilmu Komunikasi. Perilaku Komunikasi Remaja Fatherless Usia 10-20 Tahun dalam Keluarga.rnFatherless merupakan ketidakhadiran ayah secara fisik atau psikologis yang semakin marak di Indonesia maupun Internasional dan berdampak pada perkembangan remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui serta memahami perilaku komunikasi remaja fatherless usia 10-20 tahun yang terjadi dalam keluarga.rnMetode penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 4 remaja fatherless usia 10-20 tahun dan anggota keluarga. Objek penelitian yaitu perilaku komunikasi remaja fatherless usia 10-20 tahun dalam keluarga. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Teknik penentuan informan menggunakann purposive sampling. Teknik keabsahan data menggunakan triangluasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja fatherless cenderung menutup diri, kurang percaya diri, sulit membangun kepercayaan dan menjaga jarak dengan keluarga. Terdapat juga perilaku negatif yaitu menutup pintu dengan keras, membanting barang, keluar tanpa izin, dan mengurung diri dikamar. Perilaku remaja ini dipengaruhi oleh dukungan dari keluarga setelah ayah pergi. Remaja yang mendapatkan dukungan dari keluarga cenderung mempunyai rasa simpati dan kepekaan, sebaliknya yang tidak mendapat dukungan cenderung lebih tertutup.rnKata Kunci: Fatherless, Remaja, Perilaku Komunikasi, Keluarga, Peran Ayah
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM INDAH RINANINGTYAS |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Fatherless, Remaja, Perilaku Komunikasi, Keluarga, Peran Ayah |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 02:18 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18053 |
