PENERAPAN SANITASI DAN HIGIENE DALAM PENGOLAHAN EBI KINCHAKU DI PT INSAN CITRAPRIMA SEJAHTERA KABUPATEN TUBAN

DARMINI (2023) PENERAPAN SANITASI DAN HIGIENE DALAM PENGOLAHAN EBI KINCHAKU DI PT INSAN CITRAPRIMA SEJAHTERA KABUPATEN TUBAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27390-200331100037-200331100037_Darmini_PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27390-200331100037-200331100037_Darmini_PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Industri pengolahan hasil laut menjadi salah satu perindustrian yang dapat
meningkatkan perekonomian, tak heran industri tersebut banyak pesaingnya.
Salah satu olahan dari hasil laut yaitu produk ebi kinchaku. Ebi kinchaku
merupakan olahan yang berbahan dasar surimi dan udang dengan tambahan
bahan-bahan yang mendukung cita rasa produk.
Surimi merupakan lumatan daging ikan yang ditambah dengan gula dan
bahan aditif lainnya kemudian dibekukan (Saliada et al., 2017). Sedangkan
udang merupakan hasil laut yang mudah rusak (perishable food), oleh karena itu
diperlukan teknik penanganan dan pengolahan yang tepat. Penanganan bahan
baku hasil laut merupakan sebuah tindakan yang dilakukan untuk menghambat
kerusakan yang akan terjadi. Pengolahan ditujukan untuk memperbaiki kualitas
produk, teknik pengolahan yang dilakukan dengan baik akan menghasilkan
produk dengan tingkat kualitas tinggi dan tentunya akan memperpanjang umur
simpan produk.
Salah satu unsur kualitas industri pangan adalah penerapan sanitasi.
Menurut Yulianto dan Nurcholis (2015), sanitasi merupakan suatu ilmu terapan
dalam prinsip-prinsip desain, pengembangan, pelaksanaan, perawatan maupun
perbaikan dalam upaya peningkatan higienes. Penerapan sanitasi dapat dimulai
dari penyiapan, pengolahan dan penyimpanan pangan. Sanitasi merupakan
sebuah usaha dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan yang
dilakukan oleh individu maupun kelompok yang memiliki tujuan dalam mencegah
tumbuhnya bakteri dan patoghen yang kemungkinan menginfeksi dan
berkembangbiak di dalam bahan maupun produk pangan yang dihasilkan.
Sanitasi sebagai upaya pencegahan penyakit yang menitikberatkan terhadap
lingkungan produksi bahan pangan, agar tercipta kebersihan terhadap hasil produksi sehingga produk dapat dikonsumsi oleh konsumen dengan aman
karena terhindar dari kontaminasi bakteri. Salah satu contoh dari kegiatan
sanitasi industri yaitu membuat dan menjaga kebersihan peralatan dan
lingkungan produksi.
Sanitasi dan higiene saling berhubungan erat dan tidak dapat dipisahkan.
Higiene merupakan sebuah usaha preventif dalam menjaga kesehatan individu
atau kelompok. Higiene yang tidak diterapkan oleh pekerja dalam dunia industri
akan menimbulkan rendahnya kesehatan sekaligus sebagai faktor penunjang
tumbuhnya penyakit kulit seperti panu, kurap ataupun kudis yang tentunya
menyebabkan ketidaknyamanan dalam bekerja. Tujuan higiene itu sendiri yaitu
mensejahterakan kesehatan fisik maupun psikis bagi individu ataupun kelompok
(Napitupulu et al., 2019).
PT Insan Citraprima Sejahtera merupakan salah satu perusahaan yang
bergerak dibidang pengolahan hasil laut dengan berbagai produk yang di ekspor.
Salah satu produk yang diproduksi oleh PT Insan Citraprima Sejahtera yaitu ebi
kinchaku yang digemari oleh konsumen. Berdasarkan latar belakang yang telah
diuraikan, penulis bermaksud untuk mengkaji penerapan sanitasi industri dan
higiene dalam pengolahan ebi kinchaku di PT Insan Citraprima Sejahtera (ICS),
maka laporan Praktik Kerja Lapang ini berjudul “Penerapan Sanitasi dan Higiene
dalam Pengolahan Ebi Kinchaku di PT Insan Citraprima Sejahtera Kabupaten
Tuban”.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
DARMINI
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords EBI KINCHAKU
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 02:09
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18018

Actions (login required)

View Item
View Item