TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36836-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36836-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36836-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36836-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (266kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36836-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (259kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36836-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (355kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36836-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (668kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36836-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36836-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (186kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36836-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (838kB)
Abstract
Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui bagaimana identitas bahasa Madura ngoko sebagai bahasa sehari-hari di Desa Manduro Kecamatan Kabuh Kabupaten jombang. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Identitas Sosial Henri Tajfel dan John Turner. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi, wawncara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan teknik analisis Miles and Hubberman, serta untuk pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Madura Ngoko memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Manduro. Bahasa ini digunakan secara aktif dalam interaksi sehari-hari, khususnya dalam aktivitas jual beli di toko-toko milik warga. Bagi pemilik toko, penggunaan Bahasa Madura Ngoko menciptakan suasana yang akrab dan nyaman antara penjual dan pembeli. Sementara itu, bagi pendatang, penggunaan bahasa ini menjadi bentuk adaptasi dan penerimaan terhadap budaya lokal. Bahasa Madura Ngoko juga menjadi simbol identitas kelompok (ingroup) bagi warga asli Manduro dan membangun rasa kebersamaan dalam lingkungan sosial. Dengan demikian, Bahasa Madura Ngoko tidak hanya dipertahankan sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya yang hidup dan terus berkembang di tengah masyarakat. Penelitian ini memperkuat pentingnya pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal yang harus dijaga keberlangsungannya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM LINDA FEBRIANTI |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | identitas, bahasa madura ngoko, bahasa sehari-hari, desa manduro |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 02:09 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18013 |
