TRUNOJOYO-KP-27386-200351100056-Draf PKL_Finda Aulia H._20-056.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Sektor perikanan budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) di
Indonesia memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Kegiatan budidaya udang
vaname yang masih sering menghadapi kendala permasalahan penyakit yang
mampu mempengaruhi produksi. Salah satu kendala produksi pada kegiatan
budidaya tersebut apabila terjadi serangan penyakit (Rusydi et al., 2022). Penyakit
yang sering muncul pada udang vaname (Litopenaeus vannamei) diantaranya
disebabkan oleh predator, parasit, bakteri, jamur dan virus. Penyebab penyakit
tersebut yang lebih sering muncul adalah bakteri dan jamur. Banyak kegagalan dalam budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang disebabkan oleh
virus. Tingkat patogen atau virulensi jenis organisme patogen berbeda tetapi
ditimbulkan oleh jenis virus yang sama. Penyakit tersebut sangat bergantung pada
jenis dan ukuran udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang diserang, serta
kondisi lingkungan perairan dan hama dilingkungan sekitar. Lingkungan tambak
udang vaname secara intensif akan menyebabkan efek patogenitas yang semakin
meningkat karena penerapan tingkat kepadatan yang tinggi serta keadaan
lingkungan dan manajemen pakan yang tidak tepat.
Kasus penyakit pada budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) salah
satunya disebabkan oleh virus. Virus merupakan organisme parasit yang memiliki
ukuran mikroskopik dengan mengandung sejumlah asam nukleat yang sedikit (DNA
atau RNA) namun, tidak berkombinasi antar keduanya yang menginfeksi sel
organisme biologis. Virus tersebut akan berlangsung pada reproduksi dalam
material hidup dengan memanfaatkan sel makhluk hidup dan tidak mampu
menjalankan fungsi biologisnya secara bebas (Diniatik et al., 2011). Penyakit viral
yang menginfeksi udang vaname (Litopenaeus vannamei) diantarnya akibat virus
penaeid WSSV (White Spot Syndrome Virus), TSV (Taura Syndrome Virus), IHHNV
(Infectious Hypodermal and Hematopoietic Necrosis Virus) dan YHV (Yellow Head
Virus) yang mampu memberikan dampak yang cukup merugikan dalam hal sosial
ekonomi seperti halnya pada penurunan produksi serta kehilangan atau kegagalan
panen. Salah satu penyakit viral yang menginfeksi pada udang vaname
(Litopenaeus vannamei) cukup ganas yaitu White Spot Syndrome Virus (WSSV)
dimana virus ini dapat mengakibatkan kegagalan panen karena adanya penyebaran
yang cepat hingga tingkat kematian yang cukup tinggi mencapai 100% dalam waktu
3 hari dengan gejala tampak adanya bercak putih pada tubuh udang kemudian
kondisi udang lemah dan berenang ke tepian kolam juga hilangnya nafsu makan
hingga ditemukan mati (Yasin et al., 2021).
Metode identifikasi penyakit pada udang vaname (Litopenaeus vannamei)
pada serangan virus dapat dilakukan dengan metode Polymerase Chain Reaction
(PCR). PCR merupakan salah satu metode untuk mendiagnosis atau
mengidentifikasi serta mendeteksi adanya penyakit infeksius salah satunya
disebabkan oleh virus. Pengembangan metode PCR ini dilakukan guna mengatasi
kekurangan atas metode konvensional seperti imunologi dan mikrobiologi. Dasar teknik PCR yaitu amplifikasi fragmen DNA spesifik secara in vitro dimana adanya
penggandaan jumlah molekul DNA pada setiap siklus dengan eksponensial dalam
waktu yang relatif cukup singkat (Hanggono dan Junaidi, 2015). Metode diagnosis
lebih cepat, sensitif dan akurat sebagai langkah pencegahan khususnya pada
udang yang akan diekspor maupun impor sangat diperlukan. Diagnosis penyakit
atau deteksi jenis virus ini dapat dilakukan dengan metode molekuler yaitu
Polymerase Chain Reaction (PCR). Virus yang menginfeksi udang dalam jumlah
sedikit dan belum menimbulkan penyakit pada udang dapat dideteksi sejak dini
dengan menggunakan metode PCR. Bahan genetic virus yang jumlahnya sedikit
dapat digandakan dengan metode PCR sehingga keberadaannya dapat dilacak dan
diambil tindakan pencegahan khususnya pada benur yang akan ditebar.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Finda Aulia Hanifah |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | UDANG VANAME |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 02:08 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/18009 |
