TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36831-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (131kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36831-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36831-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (163kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36831-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (181kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36831-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36831-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (410kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36831-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (70kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36831-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36831-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (494kB)
Abstract
Perceraian merupakan sebuah peristiwa berakhirnya suatu hubungan suami dan istri yang diputuskan oleh hukum atau agama. Adanya perceraian membuat anak kehilangan perhatian dan atensi penuh, serta merasa berjarak dengan orangtuanya. Pada anak yang tidak lekat dengan orang tuanya berpotensi untuk mengalami penurunan kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelekatan anak dengan orang tua terhadap kepercayaan diri pada remaja akhir yang orang tuanya bercerai di Surabaya. Fenomena perceraian yang kian meningkat membawa dampak signifikan terhadap kondisi psikologis remaja, khususnya dalam pembentukan kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear sederhana terhadap 100 responden remaja akhir dengan latar belakang orang tua bercerai. Instrumen yang digunakan berupa skala kelekatan orang tua dan skala kepercayaan diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan kelekatan anak dengan orang tua terhadap kepercayaan diri remaja akhir, dengan kontribusi sebesar 43,2%. Semakin tinggi kelekatan yang terjalin, semakin tinggi pula tingkat kepercayaan diri yang dimiliki remaja. Sebaliknya, rendahnya kelekatan cenderung berasosiasi dengan rendahnya rasa percaya diri. Temuan ini memperkuat pentingnya peran emosional orang tua, meskipun dalam kondisi pasca-perceraian, dalam mendukung kestabilan psikologis anak. Penelitian ini menyarankan pentingnya komunikasi terbuka dan kehadiran emosional dari orang tua sebagai bentuk dukungan yang krusial dalam membentuk kepercayaan diri remaja dari keluarga bercerai.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NOVEN ANGGRAINI PERMATASARI |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Kelekatan Orang Tua, Kepercayaan Diri, Remaja Akhir, Perceraian, Psikologi Remaja |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 02:04 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17990 |
