TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) DENGAN SISTEM PERTANIAN ORGANIK DI CV. KURNIA KITRI AYU FARM MALANG

SYAH ZAM ZAM BAZARAGHNA AGUS PUTRA (2023) TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) DENGAN SISTEM PERTANIAN ORGANIK DI CV. KURNIA KITRI AYU FARM MALANG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27378-200311100075-SYAH ZAM ZAM B.A.P #200311100075 LAPORAN PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27378-200311100075-SYAH ZAM ZAM B.A.P #200311100075 LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Bayam merah merupakan salah satu tanaman hortikultura sayur-sayuran
yang dapat tumbuh di dataran rendah sampai daerah dataran tinggi. Menurut (Siti,
2019) kandungan zat-zat yang terdapat pada bayam merah cukup banyak. Dalam
setiap 100 gram bayam merah mengandung energi sebanyak 41,2 Kkal, protein
sebanyak 2,2 g, lemak sebanyak 0,8 g, kalsium sebanyak 520 mg, karbohidrat
sebanyak 6,3 g, serat sebanyak 2,2 g, vitamin C sebanyak 62 mg, serta zat besi
sebanyak 7 mg. Bayam merah memiliki kandungan zat besi dan vitamin C yang
lebih tinggi dibandingkan dengan bayam hijau. Kandungan tersebut tentunya
memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan.
Bayam merah mengandung tinggi zat besi, dimana zat besi merupakan
mikroelemen yang esensial bagi tubuh. Zat ini terutama diperlukan dalam
hemopoboesis (pembentukan darah) yaitu sintesis hemoglobin (Hb). Hemoglobin yaitu suatu oksigen yang mengantarkan eritrosit berfungsi penting bagi tubuh dan
mencegah terjadinya anemia (Nilawati et al. 2020). Menurut (Yeni, 2019) zat besi
dan vitamin C lebih efektif meningkatkan kadar hemoglobin dan jumlah sel darah
merah dibandingkan pemberian zat besi saja atau vitamin C saja. Oleh sebab itu
bayam merah lebih baik untuk mencegah agar tidak terkena anemia dibandingkan
dengan bayam hijau.
Salah satu sistem budidaya tanaman bayam merah yang ada yaitu sistem
pertanian organik. Sistem pertanian organik merupakan salah satu sistem
pertanian yang menekankan penggunaan bahan-bahan organik untuk pemupukan
dan juga pengendalian hama dengan mengurangi bahan kimia yang biasanya
banyak digunakan dan bertujuan untuk menunjang budidaya pertanian. Dengan
menerapkan sistem pertanian organik, maka keseimbangan tanah dapat terjaga
karena tidak menggunakan pupuk dan pestisida kimia, tetapi menggunakan pupuk
organik seperti pupuk kandang, pupuk hijau dan sisa tanaman (Syamsu,2013).
CV. Kurnia Kitri Ayu Farm merupakan salah satu usaha pertanian yang
berada di Malang Jawa Timur yang bergerak dalam pertanian organik. Kegiatan
yang dilakukan disini mulai dari proses penanaman, pemeliharaan, panen, pasca
panen, dan juga proses penjualan hasil produksi. Jenis tanaman yang
dibudidayakan yaitu tanaman hortikultura yang meliputi tanaman sayur-sayuran
dan tanaman obat-obatan. Oleh karena itu CV. Kurnia Kitri Ayu Farm menjadi
tempat yang tepat untuk melaksanakan praktik kerja lapang jika ingin mengambil
tema budidaya tanaman hortikultura dengan sistem pertanian organik.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
SYAH ZAM ZAM BAZARAGHNA AGUS PUTRA
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords BAYAM MERAH; PERTANIAN ORGANIK
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 02:02
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17984

Actions (login required)

View Item
View Item