TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36823-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (686kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36823-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36823-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (140kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36823-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36823-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36823-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (221kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36823-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (340kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36823-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (327kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36823-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36823-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (260kB)
Abstract
Indonesia merupakan negara yang terkenal kaya akan keindahan alam, budaya, dan kearifan lokal. Hal ini tentu berpotensi untuk meningkatkan pendapatan negara, dan sektor pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan negara terbesar. Bebek goreng, menjadi salah satu destinassi pariwisata di bidang kuliner halal yang ramai diminato oleh wisatawan lokal hingga mancanegara. Salah satu pelopor bebek goreng yang terkenal dan memiliki banyak cabang adalah bebek Sinjay. Krena bebek goreng merupakan salah satu hal yang cukup dikenal, makan muncul istilah-istilah atau mitos yang menjadi gambaran atau acuan bagi para wisatawan untuk berkunjung ke Madura.rnBebek Bangkalan, yang secara denotatif merupakan hidangan bebek khas daerah, memiliki makna konotatif yang kuat, diasosiasikan dengan keaslian, tradisi, kelezatan, dan identitas Madura. Lebih dari sekadar makanan, bebek Bangkalan dianggap sebagai inti pengalaman berwisata di Bangkalan. Mitos-mitos yang berkembang seputar kuliner, seperti keharusan mencicipi, keunikan rasa yang hanya autentik di Bangkalan, persepsi porsi besar, hingga narasi keterbatasan atau cara terbaik menikmati, membentuk persepsi dan ekspektasi wisatawan. Penelitian ini menunjukkan bahwa gastronomi kuliner bebek di Bangkalan memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata karena produknya yang unik dan khas, citra dan makna yang kuat, serta narasi menarik yang menciptakan rasa penasaran dan pengalaman berkesan bagi wisatawan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FARENZA EGYDIA IHZANI |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Bebek, Gastronomi, Kuliner, Mitos, Semiotika. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 01:57 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17958 |
