TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17912-150531100007_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (196kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17912-150531100007_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17912-150531100007_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (296kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17912-150531100007_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (284kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17912-150531100007_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (108kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17912-150531100007_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (667kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17912-150531100007_Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (780kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17912-150531100007_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (93kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17912-150531100007_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (279kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17912-150531100007_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (711kB)
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi sosial yang terjalin antar penganut agama di Desa Windu Kecamatan Karangbinangun Kabupaten Lamongan dalam menjaga kerukunan melalui kajian solidaritas sosial Emile Durkheim.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode pendekatan fenomenologi yang menghasilkan data deskriptif. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi, wawancara serta dokumentasi. Penentuan informan menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi sosial antar penganut agama di Desa Windu berjalan dengan baik. Dari komunikasi verbal dapat dilihat dari bahasa lokal yang digunakan dalam sehari-hari yaitu bahasa Jawa dengan gaya berbicara yang sopan dan santun, sedangkan dari non verbal dapat dilihat dari perilaku, tindakan, maupun sikap yang mencerminkan rasa toleransi dan menghargai adanya perbedaan agama. Seringnya terjalin komunikasi maka terbentuklah suatu ikatan solidaritas sosial dalam suatu hubungan. Solidaritas sosial antar penganut agama terlihat pada bentuk gotong royong dan kerjasama. Solidaritas sosial yang terjadi antar penganut agama tersebut lebih mengarah pada solidaritas mekanik karena banyaknya persamaan-persamaan dan kesadaran kolektif yang dimiliki masyarakat. Gotong royong bagi masyarakat di Desa Windu sangat penting yang menjadi sarana untuk mereka tetap bersatu agar kerukunan diantara mereka tetap terjaga.
Kata kunci : Komunikasi Sosial, Solidaritas Sosial, Penganut Agama, Kerukunan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM TIA LU`LUIM MU`TAKIFAH |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Komunikasi Sosial;Solidaritas Sosial;Penganut Agama;Kerukunan/Social Communication;Social Solidarity;Believer of Religions;Harmony |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 01:57 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17957 |
