TEKNIK PERBANYAKAN SECARA VEGETATIF TANAMAN SIRIH GADING (Epipremnum aureum) DI CV. CEMPAKA MULYA

QODRIYAH UMAYYI (2023) TEKNIK PERBANYAKAN SECARA VEGETATIF TANAMAN SIRIH GADING (Epipremnum aureum) DI CV. CEMPAKA MULYA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27361-200311100017-LAPORAN PKL_200311100017_QODRIYAH UMAYYI.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27361-200311100017-LAPORAN PKL_200311100017_QODRIYAH UMAYYI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Hortikultura adalah ilmu, seni, dan teknologi mengelola tanaman sayuran,
buah, hias, dan obat obatan. Hortikutura bersal dari bahasa latin “hortus” dan
“colere” yang berartikan kebun dan berkembang. Secara harfiah istilah Hortikultura
diartikan sebagai usaha membudidayakan tanaman buah-buahan, sayuran dan
tanaman hias. Selain buah-buahan, sayuran dan tanaman hias, tanaman obat-obatan
juga termasuk dalam kelompok hortikultura. Jika dilihat dari fungsinya tanaman
hortikultura dapat memenuhi kebutuhan jasmani sebagai sumber vitamin, mineral
dan protein (dari buah dan sayur), serta memenuhi kebutuhan rohani karena dapat
memberikan rasa tenteram, ketenangan hidup dan estetika (tanaman hias/bunga)
(Pitaloka, 2017).
Tanaman hias (Ornamental plant) merupakan suatu tanaman bunga atau
dedaunan yang memiliki bentuk serta warna yang indah. Seiring dengan
perkembangan zaman, tanaman hias biasanya sering diidentikkan dengan tanaman
yang memiliki bunga, cabang, tangkai, daun, aroma serta akar yang dapat menarik
serta memiliki suatu nilai estetika seni yang tinggi (Evinola, 2019). Menurut Iriani
(2020), berdasarkan struktur fisik estetika yang dimiliki oleh tanaman hias, maka
dapat dibedakan atas beberapa macam kelompok, yaitu tanaman hias bunga,
tanaman hias daun, tanaman hias buah dan tanaman hias batang.
Tanaman hias daun adalah tanaman yang organ daun dari tanaman itu
merupakan bagian yang dapat menarik untuk dinikmati secara visual. Keindahan
dari organ daun tersebut dapat dilihat dari bentuk, susunan tulang daun, warna daun,
struktur daun tunggal atau majemuk, lebar atau sempitnya luas permukaan daun,
serta aroma yang dapat dikeluarkan oleh daun tersebut. Salah satu contoh tanaman
hias daun, yaitu tanaman sirih gading. Sirih gading (Epipremnum aureum)
merupakan tanaman hias yang termasuk dalam famili Araceae. Sirih gading (E.
aureum) merupakan salah satu tanaman hias indoor maupun outdoor yang banyak
diminati oleh masyarakat Indonesia. Hal ini sebabkan karena tanaman ini mampu
hidup dengan subur diiklim tropis dan juga memiliki daun yang unik, yaitu
berbentuk hati (Situmorang, 2017). Pemilihan tanaman hias sirih gading (Epipremnum aureum). Sebagai objek
Praktik Kerja Lapang karena tanaman ini dapat tumbuh pada kondisi iklim
Indonesia, mudah perawatannya, mudah diamati dan diukur pertumbuhannya,
seperti jumlah daun, lebar daun, panjang daun, tinggi batang, dan panjang akar.
selain itu tanaman hias ini juga memiliki nilai jual tinggi yang menjanjikan
keuntungan yang baik dan hasil secara ekonomi tinggi. Tumbuhan ini termasuk
salah satu jenis tanaman hias yang biasa ditanam sebagai penghias pekarangan atau
juga sering diletakkan di dalam ruangan sehingga tanaman ini cocok ditanam
dalampot. Sirih gading ini mudah dikenali karena daunnya yang memiliki bentuk
seperti hati dan berukuran cukup besar, warnanya memiliki corak berwarna kuning
cerah hingga kuning pucat. Jika tanaman ini ditanam dalam pot, maka daunnya akan
ikut mengecil (Putriningsih, 2019). Tanaman sirih gading ini merupakan tanaman
tahunan yang mudah diperbanyak. Agar tanaman hias sirih gading tersebut dapat
tumbuh dengan baik, maka perlu diperhatikan faktor yang memengaruhi
pertumbuhan dan perkembangan tanaman tersebut.
Tanaman hias sirih gading dapat dibiakkan melalui pembiakan secara vegetatif
dengan cara stek. Stek merupakan cara perbanyakan tanaman secara vegetatif
buatan dengan menggunakan bagian batang, akar atau daun tanaman untuk
ditumbuhkan menjadi tanaman baru. Tanaman yang diperbanyak secara vegetatif
akan dijamin memiliki sifat yang identik sama dengan induknya. Selain itu, dapat
diperoleh calon sirih gading baru dalam jumlah yang banyak serta dengan waktu
yang singkat.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
QODRIYAH UMAYYI
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords SIRIH GADING
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 01:52
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17936

Actions (login required)

View Item
View Item